Nih..saya bongkar habis-habisan rahasianya untuk Anda yang ingin mengakses internet gratis tanpa biaya sepeserpun (kecuali biaya listrik kali yee..)
- Handpone CDMA + kabel data yang mendukung fitur port USB (misal, Nokia 6235, 6016, 2116 dll) pokoknya yang bisa koneksi ke komputer Anda (saya menyarankan Nokia 6235 karena akses modem internalnya cukup baik).
- CDMA wireless modem (misal, venus VT-21), kebetulan ini yang saya gunakan sampai sekarang.
- Kartu prabayar “Fren” (gunakan terus sampai pulsanya habis dan selanjutnya tidak perlu diisi ulang walaupun masa aktif pulsa sudah habis, saya jamin ga ada masalah kok.
- Browser Mozzila Firefox - Silahkan download disini gratis Google Toolbar with Firefox
- Flashplayer
- Instal Mozzila Firefox dan Flashplayer di komputer Anda, jika sudah tersedia tidak perlu dilakukan.
- Jika Anda menggunakan Wireless modem CDMA, instalasi dulu softwarenya.
- Buka browser Firefox,
Centang Manual proxy configuration :
Isikan ini,
HTTP Proxy : inet4all.serveblog.net
Port : 1745
(Alternatif Port yang bisa digunakan : 3128,8088, 8080, 443, 554,8000, 4444)
selanjutnya centang Use this proxy server for all protocols
kosongkan pada tulisan No proxy for : dan Automatic configuration proxy URL :
Klik Ok….Anda sudah selesai melakukan setting pada browsing firefox.
Isikan ini :
Username : xteamweb.com
Password : xteamerz
Disini saya hanya menjelaskan untuk system Window XP,
- Klik star - control panel - buka Network Connections“
- Klik Create a New Connection - Next
- Centang Connect to the Internet - Next
- Centang Set up my connection manually - Next
- Centang Connect using a dial-up modem - Next (Selanjutnya masuk pada pilihan modem yang digunakan)
- Centang pilihan modem yang digunakan - Next
- Isi ISP Name : Misal “Fren” (terserah Anda tidak ada aturan baku) - Next
- Isi Phone Number : #777 - Next
- selanjutnya masuk pada Internet account information, isikan
User name : m8
Password : m8
Confirm password : m8
Dibawahnya ada 2 pilihan default dan use this account (silahkan centang bergantung kebutuhan Anda, jika koneksi ini dijadikan pilihan utama, tinggal klik default) selanjutnya Next - Finish
Anda telah selesai membuat koneksi ke internet…
Nah..Anda harus bersabar dulu dan lakukan terus koneksi berulang sampai browser Anda berhasil loading ke halaman website.
2. Proxy yang saya terima dari penjual website internet gratis, tidak ada yang bisa di pake sama sekali…lha wong.. tiap koneksi langsung jepret…mati..”Not Connected” kata komputer saya.
Tapi..khabar baiknya..saya mendapatkan proxy gratis yang cukup handal digunakan dan bisa mengakses ke 128 bit berbasis SSL atau HTTPS….dan enaknya bisa untuk buka kirim Gmail dan yahoo, bisa buka klikbca dll.
3. Walaupun saya sudah menggunakan proxy yang terbaik, akan tetapi tetap saja tidak bisa browser berlama-lama….Kenapa coba…mau tahu…nih saya buka lagi rahasianya (bagi yang tidak tahu yah…)
Kartu prabayar Fren memberikan akses internet gratis 30-45 detik…Nah…peluang ini yang lantas dipake untuk bisnis internet yang mempunyai nilai dijual dan dibesar-besarkanlah sama empunya website….apakah ini sebuah trik…I don’t know..lah…moga-moga aja yang empunya website tidak marah sama saya…lha.. wong saya sendiri bayar kok ama pengelolanya…
4. Kesimpulannya Anda hanya bisa browser selama +/- 30 detik untuk membuka satu halaman website, selanjutnya Anda harus disconected dari koneksi anda dan ulangi lagi dial connected…
Simpelnya…1 kali buka website 1 kali koneksi…langsung jepret….
5. Bagaimana dengan speed?
Ini semua tergantung dari jaringan di wilayah Anda sendiri, dan kebetulan saya berdomisili di Bandung cukup baik bisa mencapai 230 kbps dan jika Anda ingin tahu speed akses internet Anda yang sebenarnya, coba deh download softwarenya (namanya NetMeter), silahkan akses di : www.metal-machine.de/readerror/
Sekali lagi saya tegaskan, apakah bisa di akses atau tidaknya internet gratis ini bergantung dari jarinagn di wilayah Anda (kalau memang jaringan Anda cukup baik…selamat deh..)
6. Bagaimana kalau websitnya loadingnya lambat….ya..udah kelaut aje…
Tentunya pulsa Anda akan terkuras habis bilamana Anda loading website yang berkapasitas besar,
Nah bagaimana supaya biayanya rada ngirit…
Nih…saya kasih sofware yang cukup handal (saya juga pake lho..tenang aja..), Software ini berfungsi untuk meng-kompress file ketika kita loading atau buka website.
Namanya software Traffic Compressor, silahkan download produknya gratis di : www.tcompressor.com
Anda hanya perlu registrasi untuk mendapatkan Username dan Password supaya bisa menggunakan software gratis ini.
Pengalaman saya…sampe sekarang lho.. bisa ngirit sampai dengan 50%…Lumayan kan!!!
Sumber : yopanprihadi.com
Logo Twitter
SAN FRANCISCO - Situs mikroblogging Twitter, sering dianggap sebagai acuan informasi berita tercepat, setelah situs berita. Tapi itu dulu, karena sekarang, pada kenyataannya tidaklah demikian.
Setidaknya ini dibuktikan Pear Analytics, yang menunjukan kalau 40,5 persen postingan di Twitter merupakan berisi sampah. Memang, Twitter tetap menjadi ajang untuk saling bertukar informasi, tapi itu bersifat tweet tidak penting dan kurang berbobot.
Cnet, Selasa (17/8/2009) melansir, studi Pear Analytic yang dilakukans secara acak menunjukan sejumlah alasan yang melatarbelakangi user mengirimkan tweet di akun Twitter mereka. Tweet yang berisi hal yang tidak penting mendominasi postinga Twitter dengan presentase 8,3 persen.
Sedangkan tweet yang bertujuan untuk mepromosikan produk menjaring 5,85 persen, yang dibuntuti oleh tweet sampah atau spam yang menghasilkan 3,75 persen.
Yang ironis, justru tweet yang berisikan berita (news), yang hanya digunakan oleh pengguna Twitter sebanyak 3,6 persen saja.
"Kami tidak menyangkan, kategori berita kurang diminati sebagai tweet. Ini sangat aneh, mengingat tujuan awal Twitter sebagai sumber berita altenatif," ungkap keterangan Pear Analytics.
"Sangat menarik, jika mengatakan kalau pengguna Twitter turut andil dalam penyebaran berita, ataukah mereka hanya menuliskan tweet-tweet berisi kegiatan yang tak ada hubungannya dengan orang lain," tandasnya.
Sumber : Okezone.com
JAKARTA - Topan morakot yang terjadi di kawasan Taiwan berdampak pada gangguan jaringan internet di beberapa bagian di wilayah Asia.
Meski dikabarkan saat ini kualitas jaringan internet mulai membaik, namun nyatanya beberapa situs populer sangat lambat diakses.
Pantauan okezone, Kamis (13/8/2009), situs yang lambat dikases tersebut diantaranya adalah situs jejaring sosial populer seperti Facebook dan Twitter yang keduanya menjadi situs favorit yang dikunjungi jutaan pengguna setiap harinya.
Kemungkinan besar hal ini merupakan dampak pemulihan jaringan internet di kawasan Asia setelah dihantam topan morakot.
Salah satu operator layanan telekomunikasi di Taiwan juga memang mengakui bahwa butuh waktu sekira dua bulan agar jaringan bisa benar-benar beroperasi normal secara keseluruhan. Minggu lalu, pengguna internet di Taiwan, Hong Kong, Singapura, dan Filipina bahkan mengalami gangguan akses internet lebih lambat dari yang terjadi hari ini.
Topan Morakot menyebabkan gangguan pada empat sambungan jaringan internet internasional utama, yakni di sambungan APCN, APCN2, EAC dan SMW3.
Alhasil, situs-situs internet yang hostingnya ditempatkan di Amerika Serikat dan Taiwan menjadi sangat lambat pada saat diakses.
Sumber : Okezone
Dilansir melalui paidContent.org, Senin (27/7/2009), beberapa anak muda telah digadang-gadang sebagai penerus jejak Bill Gates. Anak-anak muda ini kebanyakan berumur maksimal 21 tahun dan telah berhasil 'mendulang emas' di dunia teknologi (IT).
1. Catherine Cook (19 tahun)
Ia dan saudara kandungnya, David Cook, membuat sebuah situs jejaring sosial bernama myYearbook. Situs ini bermula dari saran dan kritik teman-temannya yang tidak menyukai buku tahunan cetak yang beredar di lingkungan sekolah karena fot-fotonya yang terlihat jadul dan tidak bisa di-update. Catherine pun membuat buku tahunan online dimana teman-temannya bisa mengganti foto mereka dengan yang baru. Dalam waktu dua bulan, mereka bisa menyelesaikan myYearbook dan meluncurkannya pada April 2005. Dalam sehari mampu menjaring 3.000 anggota. Kini, myYearbook punya 9,8 juta unique visitor dalam sebulan, yang rata-rata adalah pelajar dan mahasiswa. Bahkan tahun lalu, Catherine mampu menghasilkan USD10 juta dari myYearbook.
2. Ashton dan Ryan Clark (20 tahun)
Kedua saudara kembar ini memulai bisnis website mereka sejak umur 11 tahun. Situs pertama mereka bernama circuitbreakers, yang merupakan situs jual beli elektronik dengan harga terjangkau. Sekarang, mereka sudah memiliki perusahaan bernama Dynamik Duo yang mampu menghasilkan pendapatan hingga dua digit. Dynamik Duo sendiri merupakan perusahaan yang bertugas dalam menjalankan operasional situs. Saat ini, lebih dari setengah lusin situs aktif berada dalam genggaman mereka. Di antaranya Hostivo, layanan pembuatan situs bagi perusahaan-perusahaan. Juga ada 247 mixtapes, situs yang memungkinkan pengunjung untuk membuat kompilasi musiknya sendiri. Serta We Park Chicago, situs yang memungkinkan para pengendara memesan tempat parkir di mana saja di Chicago.
3. Ashley Qualls (18 tahun)
Sejak umur 14 tahun, Ashley sudah bermain-main dengan kode HTML. Suatu ketika, ia tak sengaja mampu membuat halaman situs yang sangat gemerlap, lengkap dengan pernak-pernik layaknya situs milik seorang gadis seperti pita, button, quote dan glitter. Akhirnya, ia pun membuat situs bernama whateverlife.com yang memungkinkan para gadis untuk mendesain halaman mySpace mereka menjadi berbeda. Hingga kini, whateverlife memiliki 5.000 desain layout. Situsnya mampu me-makeover 60 juta halaman dalam sebulan. Ia pun mendapatkan USD50.000 setiap bulannya dan mampu membeli rumah di Detroit. Sayangnya, Ashley memilih untuk tidak meneruskan pendidikannya untuk menjalankan bisnis ini. Bahkan, pada 2007, ia telah menolak tawaran MySpace yang mau membeli situsnya seharga USD1,5 juta. Ini merupakan keputusan yang harus ia sesali belakangan karena saat ini, visitor di situsnya telah menurun drastis, dari 7 juta visitor menjadi hanya 550.000 saja.
4. Kavyon Beykpour (20 tahun)
Ia memiliki niat mulia yaitu 'membantu perusahaan menjadi ternama hanya melalui internet. Awalnya, Beykpour membuat desan dan aplikasi perusahaan yang akan beriklan di Facebook. Kemudian, ia pun melebarkan sayap untuk mempromosikan kampus dan sekolah agar lebih ternama di internet. Aplikasi kampus dan sekolah inilah yang membuatnya menjadi kaya. Aplikasi mobile bernama iStanford ini memungkinkan mahasiswa dan calon mahasiswa untuk mengakses layanan universitas. Mulai dari katalog perkuliahan, jadwal olahraga, rekomendasi kelas, hingga biodata profesor pengajar. Aplikasi iStanford kini bisa diunduh melalui iPhone. Saking menariknya, iStanford mampu menambah pundi Beykpour hingga USD1 juta.
5. Jenny Liu and Kevin Modzelewski (20 tahun)
Mereka menemukan metode mobile wallet saat baru menjadi mahasiswa di Massachusetts Institute of Technology (MIT). Sayangnya, teknologi ini sangat bergantung dengan keberadaan perangkat RFID yang baru digunakan di toko-toko perbelanjaan besar. Keduanya sempat diundang oleh NFC developer untuk mendemonstrasikan aplikasi temuan mereka. NFC sendiri juga merupakan teknologi mobile wallet yang sudah kadung dipopulerkan oleh Nokia.
Ilustrasi (Foto: Sandia.Gov)
MOSKOW - Hacker Rusia dituduh telah melakukan aksi 'perusakan' terhadap situs media sosial populer, Facebook dan Twitter. Alasannya, karena para peretas tersebut ingin mengincar blogger Georgia.
Adalah blogger Georgi yang menggunakan nama maya Cyximu, sebuah daerah di Georgia, yang sering menuliskan sebuah tulisan-tulisan pedas terkait perang yang telah berkecamuk antara Georgia dengan Rusia.
Sejak itulah para hacker yang tidak suka dengan tulisan Profesor berusia 34 tahun tersebut, membombardir Facebook, Twitter, YouTube dan Live Journal dengan teknik serangan yang di kalangan hacker dikenal dengan istilah Distribute Denial of Service (DDOS).
"Biasanya para hacker tersebut mengendalikan serta menginfeksi ribuan komputer untuk memerintahkan mereka untuk mengunjungi sebuah situs lain. Sehingga trafik ke situs itu menjadi penuh, dan membuat pengguna internet lain tak bisa masuk ke dalamnya," kata Konsultan Keamanan Komputer Sophos Graham Cluley.
Cyximu sendiri juga tak mengerti mengapa dirinya bisa menjadi target utama serangan tersebut. Akan tetapi, dia yakin kalau itu berkaitan untuk membungkam kegiatan yang dia suarakan. Terlebih, saat ini tepat diperingari satu tahun peperangan antara Georgia dan Rusia. Demikian yang dilansir Times, Senin (10/8/2009).
"Keyakinan saya kalau aksi tersebut didalangi oleh Rusia, karena serangan besar-besaran tersebut membutuhkan dana yang tidak sedikit, dan saya yakin Rusia rela membayar itu semuannya," terang Cyximu.
Sementara itu, selain melakukan teknik DDOs, para hacker juga melakukan aksi jutaan spam email atas nama Georgi ke sejumlah target. Tujuannya jelas agar menjatuhkan imej Georgi sebagai pengirim spam. Tidak hanya Twitter, Facebook, dan LiveJournal yang menjadi sasaran, beberapa situs pemerintahan Georgia juga mendapat serangan dari hacker.
Sumber : Okezone
LONDON - Facebook memang sebelumnya dipenuhi oleh anak-anak muda. Namun belakangan, orang tua pun mulai menyukai bersosialisasi di Facebook.
Dilansir melalui Telegraph, Senin (10/8/2009), data Ofcom menyimpulkan, banyak orang tua berusia di antara 35 hingga 54 tahun telah mendaftar menjadi 'rakyat' Facebook. Bahkan jumlah belakangan ini meningkat hingga 25 persen dibanding tahun lalu.
Tidak hanya itu, Ofcom juga melansir, jumlah 'rakyat' Facebook yang berusia 15 hingga 24 tahun, yang mengakses Facebook melalui jaringan internet di rumah, mulai menurun 10 persen.
"Berdasarkan temuan kami, jejaring sosial mulai dipenuhi oleh orang-orang tua karena pamor Facebook mulai menggeliat di kalangan usia tersebut," ujar peneliti Ofcom.
Dari data tersebut, lanjut Ofcom, mereka juga menemukan, porsi akses Facebook yang dilakukan oleh orang di usia 35 hingga 54 tahun meningkat dari 28 hingga 35 persen. Sedangkan pengguna di usia 25 hingga 34 tahun pun memiliki proporsi akses yang meningkat dari 40 persen ke 46 persen. Berbeda dengan pengguna di usia 15 hingga 24 tahun, kuantitas akses ke Facebook mulai menurun 55 persen ke 50 persen saja.
Hal ini cukup ironis, mengingat sang pendiri Mark Zuckerberg pada awalnya membuat jejaring sosial ini untuk mempertemukan anak-anak muda, khususnya mahasiswa Harvard, tempatnya menimba ilmu.
Satu hal yang menarik ditemui Ofcom adalah, pengguna Facebook yang berasal dari Inggris ternyata meningkat 73 persen atau menjadi 19 juta. Angka ini bisa dibilang mencakup sepertiga dari total populasi Inggris. Sedangkan pengguna Twitter dari Inggris berjumlah 2,6 juta.
Sumber : Okezone
SAN FRANSISCO - Mozilla merilis Firefox 3.6 Alpha 1, sebuah browser yang telah diupgrade sedemikian rupa dan diharapkan akan bisa digunakan secara massal pada November tahun ini.
Dilansir melalui Techworld, Senin (10/8/2009), Firefox 3.6 sebenarnya memiliki kode nama Namoroka, sebuah nama pulau yang terletak di Madagaskar. Browser ini merupakan langkah awal sebelum digelontorkannya Firefox 3.7, yang berisi update substansial untuk Firefox sebelumnya, yang dijadwalkan akan muncul pada tahun 2010.
Sayangnya, ketersediaan 3.6 ini hanya bisa digunakan oleh para developer dan tester. Firefox 3.6 berbasis Gecko 1.9.2. Menurut Mozilla, Firefox 3.6 Alpha 1 akan dilengkapi dengan pembuktian performa kecepatan yang meningkat dengan menggunakan mesin TraceMonkey JavaScript.
"Kami berupaya terus memperbaharui browser kami untuk bisa terus bertahan di tengah maraknya browser-browser yang bermunculan seperti Safari, Google Chrome, Microsoft Bing dan lainnya," ujar Direktur Firefox Mike Beltzner.
Sumber : okezone
Microsoft has published a case study detailing how to port an iPhone application to its Windows Mobile platform as it prepares to launch an online store for mobile applications to compete with Apple.
A post on The Windows Blog highlights a case study published on Microsoft's Microsoft Developer Network (MSDN) site containing a detailed technical blueprint that describes the porting of the iPhone application Amplitude to Windows Mobile 6.5. The report was created by a third-party consulting group, Crimson Consulting, and is meant to be a helpful document for developers as they build Windows Mobile applications for Microsoft's Windows Marketplace.
Amplitude is an iPhone app that picks up any sound in a user's immediate surroundings through a microphone, amplifies it and renders it on the device in a graphical representation. In particular, it can amplify sounds not normally picked up by the human ear, such as heartbeats.
According to the blog post by Constanze Roman, a Windows Mobile Community team project manager, Amplitude is well-suited for a porting project because it is difficult to port in a way that will provide a good learning experience for Windows Mobile developers.
"It combines a rich user interface with features such as alpha blending and transparency with specific audio and sound requirements, which makes it challenging to port the app but, at the same time, provides a number of helpful learning experiences," he wrote.
Microsoft plans to launch the Windows Marketplace for mobile applications in the fall, which in the U.S. means the late-September to late-December time frame. Last week Microsoft began accepting submissions of mobile-phone software applications for the site from registered developers in 29 countries. As an incentive, the company is offering prizes for the most popular applications as judged by downloads, revenue, usefulness and more. Apple already has a thriving marketplace for developers that build iPhone applications.
Microsoft President of Entertainment and Devices Robbie Bach acknowledged last week at the company's annual meeting of financial analysts that Microsoft's mobile business, centered around its Windows Mobile OS and development platform, did not perform well in the last fiscal year, losing market share while making modest gains in unit volume.
Apple's iPhone continues to leave most other competitors in the dust in the mobile space, and Microsoft has been struggling for some time to compete in this market. In fact, while Microsoft and most other tech companies continue to report declines across their business due to the recession, Apple is doing well financially, mainly because of its booming iPhone business.
In addition to the apps marketplace, Bach said Microsoft has a few ideas to improve its mobile business, including adding talent to the team and continuing to innovate on the platform without building its own hardware to compete with the iPhone, which analysts have suggested it should do.
Analysts agree that Microsoft needs more than an online store to boost its mobile business. Matt Rosoff, an analyst with Directions on Microsoft, said recently that Microsoft would serve itself well by making an acquisition in the mobile space, which is not completely unlikely given the company has been hoarding cash instead of buying back a lot of its stock, going against what analysts have expected.
Hoping to deal with a growing problem, Twitter has quietly introduced a feature to prevent users from posting links to malicious Web sites. But security experts say that it can be easily circumvented. The feature was first noticed Monday by Mikko Hypponen, chief research officer with security company F-Secure. When someone tries to post a link to a malicious Web site, Twitter pops up a short notification saying "Oops! Your tweet contained a URL to a known malware site," and, after a few seconds, deletes the post.
Twitter is using Google's Safe Browsing API to check for malicious links, a Google spokesman confirmed Monday.
F-Secure says it's recommended that Twitter start doing this because the site "is increasingly targeted by worms, spam and account hijacking," according to Hypponen's blog post. A month ago, technology entrepreneur Guy Kawasaki's account was misused to post a link to a malicious Web site. In recent weeks users have been hit with links to fake, and sometimes malicious, "rogue" security software.
Security experts said Monday that while Twitter's filtering is a good first step, it still needs some work.
In tests, the feature blocked a URL that led to a phishing site, but it allowed the same link to post if it was shortened using services such as Tinyurl.com or Bit.ly. Because Twitter enforces a strict 140 character limit on each message, these URL shortening services are the most common way of posting links to Twitter.
The filter also permitted the phishing link when the "www" subdomain was stripped from the front of the URL.
Twitter did not return messages seeking comment.
"This is a common problem with this sort of filtering service," said Chris Boyd, director of malware research with FaceTime Security Labs.
However, even if Twitter isn't blocking malicious URLS when they've been shortened, users still get some protection. That's because some of these URL-shorteners use the Google's API themselves. Bit.ly, which is used to post more than half of all Twitter links uses the API to block people from visiting malicious sites, for example.
Boyd said it will probably take Twitter "a while" to get its Web filtering up and running properly, "but even some protection is better than none."




