Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan

Pedrosa & Rossi Jatuh, Lorenzo Ambil Podium

Diposting oleh Mohammed Jevrie Senin, 31 Agustus 2009 0 komentar


INDIANAPOLIS - Dani Pedrosa dan Valentino Rossi jatuh dari motor. Podium utama MotoGP Amerika Serikat pun menjadi milik Jorge Lorenzo.

Lorenzo tampil sebagai juara di AS, Senin (31/8/2009), setelah mampu tampil tanpa melakukan kesalahan yang sama seperti dilakukan dua pesaing terberatnya. Debutan terbaik asal Spanyol ini langsung menarik gas guna menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 47:13.592.

Masuk garis finis di posisi kedua adalah rider tim Honda Gresini, Alex de Angelis, disusul jagoan tuan rumah Nicky Hayden (Ducati) di peringkat ketiga.

Pemenang dari tim Fiat Yamaha ini bisa dikatakan beruntung. Lihat saja posisi start. Saat balapan dimulai, posisi awal MotoGP AS di deretan terdepan secara berurutan adalah Pedrosa, Lorenzo dan Rossi.

Saat lampu hijau menyala, posisi tiga besar berubah sedikit dengan keberhasilan Rossi menyalip Lorenzo. Posisi ini terus bertahan hingga rider Honda Repsol terjatuh di lap ke-4. Pedrosa jatuh karena terlalu condong menjatuhkan beban ke sisi kanan.

Lima lap berselang giliran Rossi terjatuh. Sama seperti Pedrosa, The Doctor masih bisa bangkit, namun posisinya langsung melorot ke urutan 16 sebelum akhirnya mengundurkan diri dari balapan.

Setelah Pedrosa dan Rossi jatuh, praktis Lorenzo menguasai balapan sendirian. De Angelis dan Hayden yang berada tepat di belakangnya, tak kuasa memberikan perlawanan karena tertinggal dengan selisih waktu yang cukup jauh.

Hingga garis finis, posisi tiga besar tak berubah. Lorenzo pun berhak mengoleksi trofi perdananya di Indianapolis.




Selain Pedrosa dan Rossi, satu rider lain juga terjatuh dan gagal menyelesaikan balapan kali ini yaitu Marco Melandri. Ironisnya, motor Melandri keluar lintasan ketika balapan tinggal menyisakan tiga lap lap.
Sumber:  okezone.com
gi.

Tanpa Stoner, Rossi Melemah

Diposting oleh Mohammed Jevrie 0 komentar


GERNO DI LESMO - Valentino Rossi mendesak Casey Stoner segera kembali ke kompetisi MotoGP. Rupanya, The Doctor merindukan balap menegangkan dengan rival terberatnya itu.

Dengan gamblang, pembalap Italia 30 tahun itu mengakui, seri MotoGP tak punya tantangan berarti tanpa si pembalap Ducati, Stoner.
"Casey harus kembali esok, tidak bisa menunggu lagi... sayang, saya tidak tahu bagaimana kondisi kesehatannya," kata Rossi seperti dilansir TVNZ, Minggu (30/8/2009).
"Stoner membuat saya makin garang, tiga musim terakhir. Tanpa dirinya dan Ducati, balapan kehilangan nyawa," lanjut juara dunia MotoGP tersebut.
"Saya yakin semua orang merindukannya dan saya kangen bertarung dengannya. Saya harap dia segera kembali... dia tak boleh jauh-jauh," terang Rossi.
Stoner yang rencananya absen tiga seri, dijadwalkan turun trek di GP Portugis, 4 Oktober dan Australia, 18 Oktober mendatang.   

Sumber : okezone.com

Juara, Lin Dan Cetak Sejarah

Diposting oleh Mohammed Jevrie Minggu, 16 Agustus 2009 0 komentar


HYDERABAD - Pebulutangkis tunggal putra China, Lin Dan sukses mencatatkan namanya dalam sejarah bulu tangkis dunia dengan meraih hattrick gelar juara di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2009. Tampil di all Chinese Final, Lin Dan sukses menundukkan juniornya Chen Jin 21-18, 21-16 di Hyderabad, India, Minggu (16/7/2009).

Sejak awal duel, Lin Dan yang berambisi mencetak kemenangan ketiganya secara beruntun di kejuaraan dunia justru tampil santai. Pebulutangkis yang menempati unggulan lima ini lebih memilih bermain sabar. Alhasil, bermodalkan keunggulan pengalaman pebulutangkis 25 tahun ini sukses menghempaskan unggulan kedua itu di set pertama, 21-18.

Di set kedua, Chen Jin coba bangkit sementara Lin Dan tetap menerapkan permainan sabar dan mengandalkan permainan netting yang menjadi senjatanya di set pertama. Strategi ini pun kembali berbuah manis. Delapan poin yang diraih juara Olimpiade Beijing 2008 itu akhirnya meredam permainan ngotot Chen Jin dengan skor 21-16.

Dengan kemenangan ini, Lin Dan sukses mencatatkan dirinya sebagai pebututangkis putra pertama yang sukses merebut tiga gelar juara secara beruntun. Pasalnya, dua gelar sebelumnya berhasil diraihnya di Madrid, Spanyol pada 2006 (menundukkan Bao Chunlai) dan di Kuala Lumpur, Malaysia pada 2007 dengan menumbangkan Sony Dwi Kuncoro, lawan yang ditundukkan di Semifinal 2009 ini.

Sumber : Okezone.com

Rossi Raja di Brno

Diposting oleh Mohammed Jevrie 0 komentar


BRNO - Valentino Rossi kembali menuai hasil mengesankan di seri ke-10 MotoGP di Sirkuit Brno, Rep. Ceska, Minggu (16/8/2009). Teror mental The Doctor di empat lap terakhir, memaksa pesaing terdekat sekaligus rekan setimnya Jorge Lorenzo terjatuh. Rider andalan Fiat Yamaha ini pun melenggang mulus naik podium teratas.

Memulai start di posisi dua di belakang Dani Pedrosa yang menyodok ke posisi pertama, Rossi hanya memberikan setengah lap kepada pembalap Repsol Honda itu memimpin balapan. Pasalnya, The Doctor berhasil kembali merebut posisi pertama dari Pedrosa. Rombongan terdepan di lap pertama ini adalah Rossi, Pedrosa Lorenzo dan Toni Elias dan Andrea Dovizioso.

Memasuki lap keempat, Rossi terus melaju di depan, sementara Pedrosa mendapat ancaman ketat dari Lorenzo yang akhirnya bisa melewatinya saat memasuki tikungan. Sementara posisi Mika Kallio, pengganti Casey Stoner yang memulai lomba dari grid ke-10 tak beranjak.

Berada di posisi satu-dua, Rossi dan Lorenzo yang sejak beberapa seri terakhir selalu terlibat pertarungan sengit, kembali menyuguhkan atraksi menegangkan. Rider asal Spanyol itu terus membuntuti seniornya, sambil mencari celah untuk melewati The Doctor. Kepiawaian kedua pembalap dalam memacu motor juga membuat Pedrosa kewalahan mengejar dan harus rela tertinggal di posisi tiga dengan selisih sekira 6 detik.

Di pertengahan lomba, Rossi dan Lorenzo terus bersaing di posisi terdepan, sementara Pedosa nyaman di posisi tiga tanpa adanya gangguan pembalap lain. Pertarungan ketat justru terjadi di posisi empat, lima dan enam yang dihuni Dovi, Elias dan pembalap veteran Loris Capirossi.

Memasuki lima lap menjelang usai, pertarungan antara Rossi kontra Lorenzo kian memanas. Puncaknya terjadi saat Lorenzo berhasil melewati Rossi di sebuah tikungan. Rossi pun berusaha keras mengambil kembali posisinya guna mengamankan peringkat di klasemen.

Setelah satu lap membuntuti dan memberikan tekanan hebat kepada juniornya. Teror mental Rossi akhirnya membuahkan hasil. Lorenzo yang tampak gugup melihat The Doctor membuntinya, berusaha menutup pergerakan Rossi. Sayang, usaha Lorenzo justru berbuah malapetaka, mantan juara dunia 250cc itu terjatuh karena tak mampu mengendalikan roda depan.

Jatuhnya Lorenzo pasti menyisakan kecewa mendalam dari kubu Yamaha dan tentunya Lorenzo sendiri yang membuang poin sia-sia. Terlepas dari insiden ini, Rossi pun melejit sendirian memimpin jalannya lomba. Sementara di sis lain, insiden jatuhnya Lorenzo menguntungkan Pedrosa yang tak perlu bersusah payah mengejarnya untuk mengamankan posisi runner-up.

Insiden ini juga menyisakan sukacita bagi Dovi, Elias dan Capirossi yang kini semakin bersemangat untuk memperebutkan podium terakhir (posisi tiga). Pada empat lap terakhir, pertarungan ketiganya kian seru. Elias sempat mencuri posisi Dovi namun berhasil kembali direbut tandem Pedrosa ini.

Pada lap terakhir, nasib nahas dialami Kallio. Rider yang menggantikan Stoner ini mengalami kecelakaan dengan Marco Melandri. Kedua pembalap ini pun terlempar dari motor. Akibat kecelakaan ini, keduanya sempat beradu argumen di gravel.

Sayang, usaha Dovi harus sia-sia, setelah di satu tikungan Elias benar-benar melewatinya dan mencuri posisi tiga. Di lap akhir balapan, Rossi tak terbendung meraih kemenangan ke-103 dan semakin mendekatkannya pada rekor Giacomo D'Agostini yang menorehkan 122 kemenangan.

Posisi dua ditempati Pedrosa diikuti Toni Elias yang berhasil mempertahankan posisinya dari kejaran Doviziso dan Capirex yang akhirnya harus puas di posisi empat dan lima. Nicky Hayden mencatat hasil lumayan dengan merebut posisi enam, diikuti Colin Edwards, Alex de Angelis, James Toseland dan Randy de Puniet di posisi sepuluh.

Dengan hasil ini, Rossi pun makin mantap merajai klasemen sementara. Juara bertahan asal Italia ini mengumpulkan poin 212 atau unggul 50 poin atas rival terdekatnya Jorge Lorenzo yang pastinya menyesalkan egonya hingga membuatnya terjatuh. Stoner yang harus absen di tiga seri masih berhak menduduki posisi tiga dengan 150. Namun posisi juara dunia 2007 itu terancam diambilalih Pedrosa yang menempati posisi empat dengan selisih 15 poin (135).

Hasil lengkap MotoGP Rep. Ceska, Minggu (16/8/2009):
Pos - Pmblp - Tim - Wak

1. Valentino Rossi Yamaha 43:08.991
2. Daniel Pedrosa Honda HRC 43 :20.757
3. Antonio Elias Honda Gresini 43:29.747
4. Andrea Dovizioso Honda HRC 43:30.409
5. Loris Capirossi Suzuki 43:30.529
6. Nicky Hayden Ducati 43:34.535
7. Colin Edwards Yamaha Tech3 43:34.667
8. Alex De Angelis Honda Gresini 43:43.100
9. James Toseland Yamaha Tech3 43:44.608
10. Randy De Puniet Honda LCR 43:48.815
11. Chris Vermeulen Suzuki 43:49.767
12. Niccolo Canepa Ducati Pramac 43:59.652
13. Gabor Talmacsi Honda Scot 44:08.179
Out:
Jorge Lorenzo Yamaha (18 lap)
Marco Melandri Hayate (22 lap)
Mika Kallio Ducati (22 lap)


Sumber : Okezone.com

Taufik ke Semifinal, Simon Kandas

Diposting oleh Mohammed Jevrie Jumat, 14 Agustus 2009 0 komentar


Reuters
Hyderabad - Taufik Hidayat sukses melaju ke semifinal Kejuaraan Dunia Bulutangkis usai mengalahkan Jan O Jorgensen. Namun langkah Taufik gagal diikuti oleh tunggal putra Indonesia lainnya, Simon Santoso.

Pada pertandingan di Gachibowli Indoor Stadium, Hyderabad, Jumat (14/8/2009), Taufik mendapatkan perlawanan cukup ketat dari Jorgensen. Namun unggulan keempat ini akhirnya menang straight set 21-19 dan 21-19.

Taufik berhasil mengalahkan pemain asal Denmark ini setelah berrtarung selama 42 menit. Dari data statistik pertandingan, ia berhasil memasukkan 23 smash kemenangan.

Namun sukses Taufik melangkah ke semifinal gagal diikuti oleh Simon, yang kalah dari Chen Jin. Simon cukup kesulitan menghadapi unggulan ke-2 asal China itu, dan menyerah dua set langsung 10-21 dan 13 -21. Chen Jin akan menjadi lawan Taufik di babak semifinal hari Sabtu besok

Sumber : Detik

Tundukkan Chong Wei, Sony Melaju

Diposting oleh Mohammed Jevrie 0 komentar



Reuters
Hyderabad - Sony Dwi Kuncoro sukses melaju ke babak semifinal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis setelah menumbangkan wakil Malaysia, Lee Chong Wei. Sony menang melalui pertarungan tiga set, 21-16, 14-21, 21-12.

Pada pertandingan yang digelar Gachibowli Indoor Stadium, Hyderabad, Jumat (14/8/2009) malam WIB, Sony, yang hanya ditempatkan sebagai unggulan keenam, mendapati Lee, yang merupakan unggulan pertama di turnamen ini, memang tak mudah untuk ditundukkan.

Sony telat panas di set pertama yang membuatnya tertinggal sempat tertinggal 10-13. Namun setelah itu ia dapat mengejar angka, dan meraih set pembuka dengan
skor 21-16.

Kondisi berkebalikan terjadi di set kedua. Sony yang sempat mempimpin di awal-awal permainan dapat dikejar oleh Lee yang mulai tampil agresif. Lee pun
sempat unggul 15-10, sebelum akhirnya memenangi set kedua dengan skor 21-14.

Di set penentuan Sony berhasil keluar dari tekanan yang dilancarkan Lee pada awal permainan. Bisa dibilang set ini sepenuhnya menjadi milik pebulutangkis berusia 25 tahun ini.

Pada pertengahan set, Sony sempat unggul cukup jauh, 13-8, meski Lee kemudian mempertipis ketertinggalan menjadi 13-11. Tetapi setelahnya Lee mandeg, dan Sony justru leluasa mengumpulkan poin demi poin. Ia pun keluar sebagai pemenang setelah meraih set ketiga, 21-12.

Di babak semifinal Sony akan berhadapan dengan Lin Dan dari China yang pada partai perempatfinala mengalahkan wakil Denmark, Peter Hoeg Gade, 21-11 dan 21-12.

Sumber : Detik

Tiga Langkah Lagi, Nova/Lilyana!

Diposting oleh Mohammed Jevrie Kamis, 13 Agustus 2009 0 komentar

JAKARTA - Pasangan campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir membutuhkan tiga langkah lagi untuk merebut juara. Mereka kini melaju ke perempat final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2009 setelah mengalahkan pasangan Malaysia Koo Kien Keat/Ng Hui Lin 21-15, 21-19 di Gachi Bowli Stadium, Hyderabad, India, Kamis (13/8/2009).

Meski tidak mudah mewujudkan itu, tapi Nova/Lilyana diprediksi masih layak melenggang ke semifinal. Sebab, pasangan 2 BWF itu memiliki kualitas lebih baik ketimbang calon lawan, yakni pasangan Polandia Robert Mateusiak/Nadiezda Kostiuczyk atau Diju Valiyaveetil/Jwala Gutta di babak perempat final.

Lilyana mengatakan pihaknya tak boleh menganggap remeh lawan meski mereka berada satu tingkat di belakang keduanya. Konsentrasi dan konsentrasi harus ditingkatkan untuk kembali membawa pulang gelar ganda campuran seperti dua tahun silam di Malaysia.

"Konsentrasi menjadi kunci kemenangan kami hingga ke perempat final. Jadi, kami tak boleh sedikit pun lengah meski menghadapi calon lawan yang kualitasnya berada satu tingkat di belakang kami," ungkap pemain yang akrab disapa Butet itu melalui layanan pesan singkat, Kamis (13/8/2009).

Nova/Lilyana memang tak boleh lekas jemawa. Sebab, mereka menjadi satu-satunya pasangan Indonesia di ganda campuran setelah pasangan campuran kedua Indonesia Devin Lahardi Fitriawan/Lita Nurlita dipaksa angkat koper oleh pasangan Denmark Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl 9-21, 9-21.

Selain itu, misi Nova/Lilyana terbilang berat di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis tahun ini. Bukan hanya akan menghadapi para unggulan yang kemungkinan akan dihadapi keduanya di semifinal seperti pasangan China He Hanbin/Yu Yang, tapi mereka juga diharapkan menepis keraguan publik terkait menurunnya prestasi mantan pasangan 1 BWF tersebut.

Prestasi keduanya memang sempat menurun, terlebih ketika gagal mengemas gelar saat tampil di Indonesia Open Super Series beberapa bulan lalu. "Kami harus berjuang dan berharap akan memberikan hasil maksimal di kejuaraan ini," ungkap Butet.

Sementara di babak ketiga kemarin menjadi kuburan bagi pasangan putra Indonesia. Pasangan Yonathan Suryatama Dasuki/Rian Sukmawan tak berkutik di tangan pasangan Malaysia Mohd Zakry Abdul Latif/Mohd Fairuzizuan Mohd Tazari 14-21, 17-21.

Kekalahan mereka otomatis tak menyisakan satu pun wakil Indonesia di ganda putra. Sebelumnya, pasangan Mohammad Ahsan/Bona Septano lebih dulu angkat koper setelah takluk dari pasangan China Guo Zhendong/Xu Chen di babak kedua.

Kondisi itu menggambarkan sosok Markis Kido/Hendra Setiawan begitu diperlukan di kejuaraan dunia tersebut. Sayang, Markis/Hendra tak bisa tampil terkait belum pulihnya kesehatan Markis.

Pelatih Ganda Putra Pelatnas Cipayung Sigit Pamungkas mengatakan, pihaknya tak memberikan target muluk kepada kedua pasangan yang tampil di kejuaraan dunia ini. Pihaknya hanya ingin kedua pasangan itu mengambil hikmah untuk menambah jam terbang mereka. "Mau dibilang apa, tapi saya puas melihat penampilan anak-anak. Mereka memberikan perlawanan sengit sebelumnya," papar Sigit melalui hubungan internasional, Kamis (13/8/2009).

Sumber : Okezone

Taufik dan Simon Terus Melenggang

Diposting oleh Mohammed Jevrie 0 komentar

JAKARTA - Tunggal putra Indonesia masih menjanjikan di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2009. Taufik Hidayat dan Simon Santoso belum menemui rintangan menembus babak perempat final.

Taufik selaku unggulan keempat melenggang mulus ke perempat final setelah mengandaskan perjuangan tunggal putra Taiwan Hsieh Yu Hsing 21-15, 21-19. Taufik bahkan diyakini akan terus melaju ke semifinal. Sebab, dia akan menghadapi nonunggulan asal Denmark Jan O Jorgensen di perempat final.

Namun, Taufik jangan optimistis berlebihan. Sebab, Jorgensen mencatat prestasi menyakinkan ketika menumbangkan unggulan Thailand Boonsak Ponsana 18-21, 21-14, 21-14 di babak ketiga.

Sementara Simon melaju ke babak perempat final setelah mengalahkan tunggal putra Jepang Kenichi Tago dua set langsung 21-10, 21-12. Di babak perempat final, Simon masih menunggu pemenang antara Wong Choong Hann dari Malaysia versus Chen Jin dari China.

Taufik & Sony Belum Terbendung

Diposting oleh Mohammed Jevrie Rabu, 12 Agustus 2009 0 komentar

HYDERABAD - Dua tunggal putra andalan Indonesia, Taufik Hidayat dan Sony Dwi Kuncoro berhasil menembus ke babak ketiga Kejuaraan Dunia Bulutangkis di India.

Dalam pertarungan di Hyderabad, Rabu (12/8/2009), Taufik berhasil lolos setelah menumbangkan Mathieu Lo Ying Ping dua set langsung 21-17, 21-15 dalam waktu setengah jam.

Di babak ketiga nanti, Taufik akan berhadapan dengan Hsieh Yu Hsing. Pebulutangkis asal Taiwan itu lolos setelah menyudahi perlawanan Ng Wei dengan skor 24-22, 20-22, 21-18.

Sementara itu, Sony juga berhasil mengikuti jejak Taufik menembus babak selanjutnya. Pebulutangkis andalan Indonesia itu memastikannya setelah menumbangkan Wacha Przemyslaw dari Polandia 21-12, 21-13.

Pada babak selanjutnya, Sony akan berhadapan dengan pemenang antara Anand Chetan yang akan berhadapan dengan Stilian Makarski.

Sumber : Okezone

Ben Spies Dalam Radar Ducati

Diposting oleh Mohammed Jevrie Senin, 10 Agustus 2009 0 komentar


BOLOGNA - Beberapa tim MotoGP menyatakan tertarik ingin meminang Ben Spies. Salah satu tim yang tertarik ingin meminang pembalap penuh sensasi di ajang World Superbike (WSBK) itu adalah Ducati.

Performa Spies di WSBK memang sangat luar biasa. Praktis, beberapa tim MotoGP seperti Suzuki dan Yamaha sudah menyatakan tertarik ingin meminang Spies pada musim 2010 mendatang.

Kini, Suzuki dan Yamaha mendapatkan persaingan baru untuk meminang pembalap asal Amerika itu. Tim tersebut adalah Ducati yang tertarik dengan performa Spies di WSBK pada musim ini.

Hal ini diakui Livio Suppo. Bos Ducati itu mengatakan bahwa Spies berada dalam daftar timnya untuk ajang WSBK dan juga MotoGP. Suppo kepada MCN, Kamis (6/8/2009), mengatakan: "Kami sangat tertarik terhadap Ben."

"Kami memang ingin menggunakan jasanya. Tapi, kami belum tahu apakah akan menggunakan jasanya di ajang WSBK atau MotoGP. Saya belum berbicara dengannya, tapi dia adalah pembalap yang menarik," tandasnya.

Sumber : Okezone

Stoner Absen di Brno?

Diposting oleh Mohammed Jevrie 0 komentar

Reuters

BOLOGNA - Masih berkutat dengan misteri penyakit yang menguras konsentrasi dan tenaganya, Casey Stoner dikabarkan absen pada seri ke 11 MotoGP di Brno, 16 Agustus 2009.

Ya, masalah seputar kesehatan Stoner mencuat setelah pembalap Ducati ini mendadak nyeri perut saat menggilas lintasan MotoGP Catalunya, 14 Juni lalu. Sejak itu, kondisinya memburuk, bahkan hingga tiga seri berikutnya di Assen (Belanda), Laguna Seca (AS) dan Sachsenring (Jerman).

Pembalap belia asal Australia itu finish ketiga di Spanyol dan Belanda. Mundur satu grid ke belakang alias finish keempat di Negeri Paman Sam dan Jerman.

Seperti dilansir situs Italia motosprint.it, hampir di setiap balapan itu kondisinya melemah. Bahkan, Stoner merasa pemeriksaan lanjutan di AS tidak banyak membantu.

"Bukan itu, saya tidak menderita anemia," cetusnya seperti dilansir moto-racing.speedtv.com, Senin (10/8/2009), "Ada yang salah, tapi baik saya maupun para dokter tidak tahu apa yang terjadi."

Sumber : Okezone

Sutil Incar Valencia

Diposting oleh Mohammed Jevrie 0 komentar

Reuters

KOLN - Usai menjalani balapan dengan baik di GP Jerman, Adrian Sutil gagal mengulanginya di Hungaria. Valencia bakal dijadikan arena pelampiasan.

Pembalap Force India tersebut harus ke luar balapan lebih awal di Budapest. Untuk itu, Sutil berharap mampu menutup kegagalannya di GP Hungaria saat GP Eropa digelar di Valencia.

Karakter lintasan Valencia yang menurut Sutil "kurang menantang", akan dimanfaatkannya untuk mendulang prestasi terbaik.

"Cukup adil mengatakan (Valencia) bukan salah satu favorit saya. Tahun lalu saya tak sabar menanti akhir pekan, karena saya menyukai sirkuit jalanan serta memiliki kenangan yang bagus tentang Monaco dan Macau," papar Sutil dilansir automoto365, Senin (10/8/2009).

"Itu adalah sirkuit jalanan sesungguhnya, tapi Valencia mengecewakan karena terlalu rata dan lebar, dan tidak ada tikungan sejati. Tidak begitu sulit, sangat mudah dilalui, tinggal lurus dan mengurangi kecepatan di beberapa hairpin," paparnya lagi.

"Tidak begitu menantang, tapi secara fisik bisa menjadi ganjalan karena di sana sangat panas," tutup Sutil.


Sumber : Okezone

Kalender Sementara MotoGP 2010

Diposting oleh Mohammed Jevrie Kamis, 30 Juli 2009 0 komentar

PARIS - Kalender sementara MotoGP telah diumumkan. Ada perubahan menarik dalam sirkus MotoGP musim 2010, di antaranya adalah masuknya sirkuit Silverstone.

Dalam kalender sementara yang diurai autosport, Rabu (29/7/2009), balapan MotoGP musim depan akan diawali dari Qatar pada 11 April dan diakhirir di Valencia pada 7 November.

Jadwal ke-18 balapan musim depan termasuk penambahan Silverstone dalam kalender. Trek legendaris Inggris ini akan menggelar balapan pada 6 Juni. Silverstone menggantikan Donington Park yang masa kontraknya habis musim ini.

GP Hungaria di lintasan Balatonring juga masuk jadwal, dengan rencana menggelar acara pada 19 September.

Menurut FIM, apabila ada sirkuit yang sudah dimasukkan ke dalam kalender namun belum siap menjadi tuan rumah balapan, maka sirkuit Motorland Aragon di Spanyol akan menjadi cadangannya.

Berikut kalender sementara 2010 yang dikeluarkan FIM:

April 11*Qatar Doha/Losail
April 25 Jepang Motegi
Mei 2 Spanyol Jerez de la Frontera
Mei 16 Prancis Le Mans
Mei 30 Italia Mugello
Juni 6 Inggris Silverstone
Juni 26 ** Belanda Assen
Juli 4 Catalunya Catalunya
Juli 18 Jerman Sachsenring
Juli 25 *** Amerika Serikat Laguna Seca
Agustus 15 Rep. Ceska Brno
Agustus 29 Indianapolis Indianapolis
September 12 San Marino Misano
September 19 Hungaria Balatonring
Oktober 10 Malaysia Sepang
Oktober 17 Australia Phillip Island
October 31 Portugal Estoril
November 7 Valencia Ricardo Tormo - Valencia

*: Balap malam
**: Sabtu
***: Hanya kelas MotoGP


Ganda Campuran Pelatnas Masih Mulus

Diposting oleh Mohammed Jevrie 0 komentar


SURABAYA - Pelatnas Pratama menerjunkan 38 dari 39 atlet binaannya dalam Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Jawa Timur Open 2009. Reyna Soewarni sektor tunggal putri satu diantara atlet Pelatnas Pratama terpaksa absen di Sirkuit Nasional ini karena sakit.

Usai mendampingi dua pasang atletnya untuk bertanding di Ganda Campuran Dewasa, Selasa (28/07), Edwin Iriawan Pelatih Pelatnas Pratama Sektor Ganda tetap optimis target mendapat hasil lebih baik dari Sirkuit Nasional di Tegal akan tercapai, meski satu atletnya absen.

"Reyna memang masuk atlet unggulan di Pelatnas Pratama. Tapi kita masih banyak pemain unggulan lainnya sehingga optimis bisa lebih baik saat bermain di Tegal,"ujarnya.

Ia mencontohkan permainan yang ditampilkan pasangan Kevin-Suci atlet Pelatnas pada hari ini. Meski lawan mainnya yakni Rio-Nela dari Ganesha lebih senior, kenyataannya, Kevin-Suci berhasil memenangkan pertandingan dengan rubber set yakni 15-21, 21-14, 21-23. Mereka berdua bakal melaju ke babak berikutnya untuk Ganda Campuran Dewasa.

Atlet Pelatnas lainnya yang juga telah bertanding hari ini yakni pasangan Christoper-Gabby juga unggul dari pasangan Yosep-Stefani dari Klub SGS Electric dengan skor 13-21, 13-21. Kalau pasangan ini, kata Edwin, memang sejak awal pertandingan diprediksi harus menang karena lawan main memiliki pengalaman di bawah mereka.

"Beda dengan pasangan Kevin-Suci, meski mereka masih yunior ternyata mampu memberikan permainan berimbang dengan lawannya. Saat di Yunior Under 19th se Asia di Malaysia, 12-19 Juli 2009, atlet Pelatnas kita, Angga Pratama-Rendy Sugiarto meraih di Ganda Putra mengalahkan tuan rumah,"papar Edwin.

Prestasi yang diraih Pelatnas Pratama saat bermain di Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis di Tegal, sebut Edwin, baru di posisi runner up di Ganda Dewasa Putra dan semifinalis Ganda Dewasa Putri. Dengan 38 atlet yang diterjunkan di GOR Sudirman Surabaya, diharapkan bisa menembus Ganda Dewasa Putra, Ganda Dewasa Putri dan Ganda Campuran.

Edwin menegaskan bisa dibayangkan mereka harus berjuang keras melawan mantan-mantan atlet. Sedangkan kalau mereka melawan Taruna jelas harus juara. Itu sebabnya, setiap atlet Pelatnas harus bisa memanage sendiri-sendiri untuk ketahanan fisik selain dari Pelatnas.

"Meski demikian, Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Jawa Timur Open 2009 ini merupakan ajang menambah jam terbang mereka, menambah pengalaman dari suasana-suasana pertandingan dan tekanan-tekanan dari pemain dewasa,"tukasnya.

Ketahanan fisik para atlet Pelatnas, ungkap Edwin, dalam kalender satu tahun memang sudah disiapkan. Apalagi setelah Pemilu Presiden 2009 kemarin dan mengejar pertandingan sebelum bulan Ramadan. Empat jadwal pertandingan yang diikuti atlet Pelatnas yakni Djarum Sirkuit Nasional di Tegal, Surabaya dan Bali serta Astec Open Challenge, 4-8 Agustus di Jakarta, dengan lawan main dari seluruh dunia.

Dalam Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Jawa Timur Open 2009, Edwin mengatakan, lawan yang terberat dari atlet Pelatnas adalah mantan-mantan atlet Pelatnas. Mereka haru s menghadapi permainan mantan atlet yang juga terjun di Sirkuit ini, seperti Endang Nur Sugianto dari Klub Tangkas Alfamart dan Fauzi Adnan dari Klub Jaya Raya Suryanaga.

Sedangkan di nomor tunggal dewasa putra Bandar Sigit dari PB Djarum berhasil mengalahkan Hermansah dari Pelatnas dengan skor 21-14; 21-15. Jeffer Robinson dari Jaya Raya Suryanaga berhasil mengalahkan teman satu klubnya Tan Tony dengan 13-21; 11-21.

Steve Nash: O'Neal Pas Buat LeBron

Diposting oleh Mohammed Jevrie 0 komentar

NEW YORK - Center veteran Shaquille O'Neal kini berseragam Cleveland Cavaliers. Di Cavs, Shaq akan mendukung LeBron James. Duo maut yang siap menggebrak NBA.

Menurut mantan rekan setim Shaq di Phoenix Suns, Steve Nash, permainan center raksasa tersebut akan segera menyatu dengan King James. Tidak akan ada persaingan tidak sehat, karena peran Shaq kali ini hanya akan memberikan dukungan bagi James dari bawah ring.

O'Neal memang sudah veteran. Usianya kini 37 tahun. Menurut Nash, kini merupakan saat yang tepat bagi Shaq memberikan jalan bagi pemain yang lebih muda untuk bersinar.

"Saya kira dia menyadari bahwa dia sudah tidak berada dalam puncak karirnya lagi, sepertinya demikian," kata Nash dilansir Reuters, Rabu (29/7/2009).

"O'Neal masih pebasket hebat, tapi LeBron akan menjadi tokoh utama. Saya kira dia akan menerima itu dengan lapang dada. Di saat yang sama, dia akan mendapat banyak kesempatan untuk menjadi sorotan, dan dia jago pakarnya dalam hal itu," papar Nash.

Massa Bisa Balapan Lagi

Diposting oleh Mohammed Jevrie 0 komentar

BUDAPEST - Felipe Massa akan kembali balapan. Dokter pribadi pembalap Ferrari itu, Dino Altmann coba meyakinkan.

Altman membeberkan kondisi kesehatan Massa mengalami kemajuan pesat. Bahkan trauma pascalaka tidak separah prediksi semula. Altman sempat mengkhawatirkan adanya kerusakan pada mata. Namun, hasil pemeriksaan membuktikan dua pasang mata Massa baik-baik saja.

Kabarnya, Massa akan keluar ICU, hari ini.

"Saya tidak ragu sedikitpun, Felipe bisa balapan lagi," kata Altmann seperti dilansir La Gazzetta dello Sport, Kamis (30/7/2009), "saya yakin itu."

"Kondisinya memang masih lemah, tapi nyawanya tak lagi dalam bahaya. Sejak awal, saya yakin traumanya tidak akan berlangsung lama, dan di luar bayangan kami, kesehatannya meningkat," tambahnya.

Mendengar kabar ini, tim principal Stefano Domenicali gembira. Kendati demikian, ia menyarankan Massa tetap istirahat. Domenicali menjamin posisinya aman dan bisa kembali duduk di belakang kemudi bila ia sudah benar-benar sehat.

"Fantastis," cetus Domenicali, "kesehatannya mengalami kemajuan pesat hanya berselang tiga hari dari kecelakaan."

Toyota Tidak Berpikir Mundur

Diposting oleh Mohammed Jevrie 0 komentar

COLOGNE - Toyota membantah spekulasi menyusul jejak BMW angkat kaki dari Formula 1, akhir 2009. Skuad pabrikan Jepang itu menegaskan tetap bertahan di F1.

Isu hengkangnya Toyota sempat mencuat karena terbukti Toyota belum menandatangani Concorde Agreement F1. Juru bicara Toyota Motor Corporation menepis kabar kebimbangan perusahaan meneruskan karier F1. Menurutnya, perjanjian itu akan segera ditandatangani beberapa hari lagi.

"Dengan strategi reduksi biaya, kami akan terus melakoni aktivitas Formula 1," kata juru bicara seperti dilansir autosport, Kamis (30/7/2009), "tidak ada yang berubah."

Wakil dewan direksi Toyota Katsuaki Watanabe mengaku sedikit kecewa dengan hasil yang dicapai tim hingga 11 seri balap musim 2009. Tapi, menurutnya, ia masih bisa puas atas pencapaian maksimal dari segi teknis dan brand.

"Tujuan awal kami adalah penguatan citra brand pada konsumen, juga mengembangkan teknologi baru. Dua target itu terpenuhi," aku Watanabe, "tapi kami masih belum mendapat posisi strategis dalam perebutan podium,"

"Bagaimanapun, kami bekerja keras melakukan yang terbaik, termasuk dengan mengurangi pengeluaran," tandasnya.

Schumi Siap Gantikan Massa

Diposting oleh Mohammed Jevrie 0 komentar

MARANELLO - Michael Schumacher akan memulai "debut" Formula 1 nya di seri ke 11 Grand Prix Eropa, 23 Agustus 2009. Sebagai pengganti Felipe Massa.

Sebagaimana disitat F1Live, pernyataan resmi tim Ferrari, Rabu (29/7/2009) waktu setempat, telah mengakhiri spekulasi sejak kecelakaan tragis yang dialami Massa di sesi kualifikasi GP Hungaria, pekan lalu.Tim mengumumkan Schumacher "siap" kembali.

Demi kesiapan turun balap F1, pembalap Jerman yang gantung helm 2006 lalu itu akan menjalani program latihan beberapa hari mendatang. Maklum, Schumi belum pernah menjajal ketangguhan F60. Kali terakhir ia nampak duduk di belakang kemudi jet darat pada April 2008, saat ujicoba F2008 di Barcelona.

Awalnya Schumi menanggapi dingin usulan comeback ini. Tapi, melihat kondisi Massa, juga Ferrari yang butuh pembalap top-line, pria 40 tahun itu menyambut peluang.

"Yang terpenting adalah kondisi positif Felipe. Saya mendoakan yang terbaik buatnya," kata Schumi seperti dilansir autosport, Kamis (30/7/2009).

"Saya sudah bertemu Stefano Domenicali dan Luca di Montezemolo. Kami sepakat, saya akan bersiap mengambil alih peran Massa dalam tim," tambahnya.

"Masa saya di F1 memang sudah habis beberapa tahu lalu, tapi sebagai anggota tim, saya tidak bisa mengabaikan situasi macam ini. Saya menerima tantangan ini," tegas legenda Ferrari yang tujuh kali meraih gelar juara dunia F1.

Kemenagan Perdana Dovizioso

Diposting oleh Mohammed Jevrie Selasa, 28 Juli 2009 0 komentar


DONINGTON - Andrea Dovizioso sukses menorehkan kemenangan perdananya di ajang GP Inggris, Minggu (26/7/2009). Rider Repsol Honda itu sukses menjadi juara setelah beberapa rival tangguh macam Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi terjatuh karena tak mampu menaklukkan sirkuit di sirkuit Donington yang licin karena diguyur hujan.

Ya, seri perpisahan di Donington Park yang tahun depan akan digunakan ajang Formula One, memang menghadirkan banyak cerita tersendiri. Cuaca hujan yang mengguyur lintasan, meninggalkan memori menyakitkan bagi para pembalap yang harus mencium aspal.

Lomba diawali dengan pertarungan antara dua Yamaha Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, serta duo Honda Dani Pedrosa dan Andrea Dovizioso. Yang mengejutkan pada seri kali ini adalah hadirnya Toni Elias dalam pertarungan memperebutkan posisi terdepan. Pembalap Gresini Honda tersebut bahkan sukses memimpin di awal lomba.

Sayang, cuaca tak bersahabat memaksa satu-persatu pembalap menjadi korban. Elias menjadi rider pertama yang harus meninggalkan kenangan buruk di Donington. Memasuki lap ke-7, rider asal Spanyol yang masih bertarung di barisan depan bersama dengan Rossi, Lorenzo, Pedrosa serta Dovi harus terpelanting karena tak mampu menyeimbangkan motor.

Namun satu lap berikutnya kejadian nahas yang menimpa Elias juga dialami Lorenzo yang sejak lima lap awal memimpin lomba. Menjelang memasuki tikungan, Lorenzo tampak terlalu dalam dalam memencet rem depan dan akhirnya slip dan terseret ke gravel. Jatuhnya Loerenzo menjadi berkah tersendiri bagi Rossi yang otomatis memimpin jalannya lomba diikuti Dovi dan Pedrosa di tempat kedua dan tiga.

Memasuki pertengahan lomba, cuaca semakin tidak bersahabat. Hujan yang turun memang tidak terlalu deras, namun intensitas air yang turun membasahi lintasan cukup membuat para pembalap kesulitan. Alhasil, Rossi pun menjadi korban. Sebelas lap menjelang finish, Vale tak mampu menjaga kestabilan motornya saat melahap tikungan hingga akhirnya terjatuh. Beruntung, mesin motornya tidak mati sehingga rider asal Italia itu masih bisa melanjutkan lomba meski harus turun ke posisi buncit.

Nasib sial yang menimpa Rossi membuat Dovizioso yang membuntuti di tempat kedua, naik ke posisi posisi terdepan, diikuti reakan setimnya Pedrosa dan Randy de Puniet di tempat ketiga dan Colin Edwards di posisi empat. Dengan cuaca yang sedikit aneh, beberapa pembalap memutuskan masuk pit untuk mengganti ban di sisa delapan lap.

Namun, Dovi yang tak ingin posisinya terlepas karena masuk pit, memutuskan untuk terus memacu motornya di lintasan yang sedikit basah. Dua rider dibelakangnya, Colin Edwards dan Randy de Puniet juga memutuskan hal yang sama demi meraih podium pertama bagi mereka. Alhasil, hingga akhir lomba, kedudukan tak berubah di mana Dovi finish pertama diikuti Edwards dan de Puniet.

Sementara hasil gemilan gjuga berhasil ditorehkan Rossi yang sempat terjatuh. Juara bertahan musim ini sukses memanfaatkan keuntungan saat pembalap di depannya masuk pit, dan akhirnya bisa mengamankan posisi lima di akhir lomba. Hasil buruk justru torehkan duo Ducati Casey Stoner dan Nicky Hayden yang hanya mampu finish di posisi 14 dan 15.

Hasil Lengkap GP Inggris Minggu (26/7/2009):

Pos - Pemb - Tim - Wak

1. Andrea Dovizioso Honda 48m26.267s
2. Colin Edwards Tech 3 Yamaha +1.360s
3. Randy de Puniet LCR Honda +1.600s
4. Alex de Angelis Gresini Honda +8.958s
5. Valentino Rossi Yamaha +21.622s
6. James Toseland Tech 3 Yamaha +22.465s
7. Marco Melandri Hayate Kawasaki +35.284s
8. Niccolo Canepa Pramac Ducati +38.769s
9. Dani Pedrosa Honda +42.112s
10. Mika Kallio Pramac Ducati +45.845s
11. Loris Capirossi Suzuki +53.190s
12. Gabor Talmacsi Scot Honda +1m12.315s
13. Chris Vermeulen Suzuki +1 lap
14. Casey Stoner Ducati +1 lap
15. Nicky Hayden Ducati +1 lap
Out:
Jorge Lorenzo Yamaha 8 lap
Toni Elias Gresini Honda 7 lap

Honda: Selamat Dovizioso!

Diposting oleh Mohammed Jevrie 0 komentar

DONINGTON - Andrea Dovizioso berhasil mempersembahkan kemenangan buat Repsol Honda dalam balapan di MotoGP Inggris, Minggu kemarin. Tim Repsol Honda mengucapkan selamat kepada rekan setimnya tersebut.

"Ini merupakan sebuah hasil bagus buat Andrea. Dia melakukan tugasnya dengan baik, dalam kondisi yang biasanya kami kesulitan. Jadi, selamat buatnya dan Yamaha," kata Manajer Tim Kazuhiko Yamano.

"Kami bisa bangkit dari hasil ini dan saya rasa ini hanya sebuah awal bagus buat Andrea. Kini, dia bisa semakin kuat. Andrea memang pernah mengalami masa sulit, tapi prestasinya semakin meningkat dan dia pantas mendapatkan hasil ini," lanjutnya.

Ucapan yang sama juga diungkapkan rekan setim Dani Pedrosa. "Pertama saya harus mengucapkan selamat kepada Andrea atas kemenangan ini," ucap Pedrosa dikutip autosport, Senin (27/7/2009).

"Sebab, dia melakoni balapan dengan baik dari awal hingga akhir balapan dengan kondisi yang sangat sulit," pungkas pembalap asal Spanyol tersebut.

Custom Search

Chat Box


ShoutMix chat widget
free counters
Blogumulus by Roy Tanck and Amanda FazaniInstalled by CahayaBiru.com

Label Category

Google Translator

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Jevrie Activity