INDIANAPOLIS - Dani Pedrosa dan Valentino Rossi jatuh dari motor. Podium utama MotoGP Amerika Serikat pun menjadi milik Jorge Lorenzo.
Lorenzo tampil sebagai juara di AS, Senin (31/8/2009), setelah mampu tampil tanpa melakukan kesalahan yang sama seperti dilakukan dua pesaing terberatnya. Debutan terbaik asal Spanyol ini langsung menarik gas guna menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 47:13.592.
Masuk garis finis di posisi kedua adalah rider tim Honda Gresini, Alex de Angelis, disusul jagoan tuan rumah Nicky Hayden (Ducati) di peringkat ketiga.
Pemenang dari tim Fiat Yamaha ini bisa dikatakan beruntung. Lihat saja posisi start. Saat balapan dimulai, posisi awal MotoGP AS di deretan terdepan secara berurutan adalah Pedrosa, Lorenzo dan Rossi.
Saat lampu hijau menyala, posisi tiga besar berubah sedikit dengan keberhasilan Rossi menyalip Lorenzo. Posisi ini terus bertahan hingga rider Honda Repsol terjatuh di lap ke-4. Pedrosa jatuh karena terlalu condong menjatuhkan beban ke sisi kanan.
Lima lap berselang giliran Rossi terjatuh. Sama seperti Pedrosa, The Doctor masih bisa bangkit, namun posisinya langsung melorot ke urutan 16 sebelum akhirnya mengundurkan diri dari balapan.
Setelah Pedrosa dan Rossi jatuh, praktis Lorenzo menguasai balapan sendirian. De Angelis dan Hayden yang berada tepat di belakangnya, tak kuasa memberikan perlawanan karena tertinggal dengan selisih waktu yang cukup jauh.
Hingga garis finis, posisi tiga besar tak berubah. Lorenzo pun berhak mengoleksi trofi perdananya di Indianapolis.
Selain Pedrosa dan Rossi, satu rider lain juga terjatuh dan gagal menyelesaikan balapan kali ini yaitu Marco Melandri. Ironisnya, motor Melandri keluar lintasan ketika balapan tinggal menyisakan tiga lap lap.
Sumber: okezone.com
gi.
GERNO DI LESMO - Valentino Rossi mendesak Casey Stoner segera kembali ke kompetisi MotoGP. Rupanya, The Doctor merindukan balap menegangkan dengan rival terberatnya itu.
Dengan gamblang, pembalap Italia 30 tahun itu mengakui, seri MotoGP tak punya tantangan berarti tanpa si pembalap Ducati, Stoner.
"Casey harus kembali esok, tidak bisa menunggu lagi... sayang, saya tidak tahu bagaimana kondisi kesehatannya," kata Rossi seperti dilansir TVNZ, Minggu (30/8/2009).
"Stoner membuat saya makin garang, tiga musim terakhir. Tanpa dirinya dan Ducati, balapan kehilangan nyawa," lanjut juara dunia MotoGP tersebut.
"Saya yakin semua orang merindukannya dan saya kangen bertarung dengannya. Saya harap dia segera kembali... dia tak boleh jauh-jauh," terang Rossi.
Stoner yang rencananya absen tiga seri, dijadwalkan turun trek di GP Portugis, 4 Oktober dan Australia, 18 Oktober mendatang.
Sumber : okezone.com
BRNO - Valentino Rossi kembali menuai hasil mengesankan di seri ke-10 MotoGP di Sirkuit Brno, Rep. Ceska, Minggu (16/8/2009). Teror mental The Doctor di empat lap terakhir, memaksa pesaing terdekat sekaligus rekan setimnya Jorge Lorenzo terjatuh. Rider andalan Fiat Yamaha ini pun melenggang mulus naik podium teratas.
Memulai start di posisi dua di belakang Dani Pedrosa yang menyodok ke posisi pertama, Rossi hanya memberikan setengah lap kepada pembalap Repsol Honda itu memimpin balapan. Pasalnya, The Doctor berhasil kembali merebut posisi pertama dari Pedrosa. Rombongan terdepan di lap pertama ini adalah Rossi, Pedrosa Lorenzo dan Toni Elias dan Andrea Dovizioso.
Memasuki lap keempat, Rossi terus melaju di depan, sementara Pedrosa mendapat ancaman ketat dari Lorenzo yang akhirnya bisa melewatinya saat memasuki tikungan. Sementara posisi Mika Kallio, pengganti Casey Stoner yang memulai lomba dari grid ke-10 tak beranjak.
Berada di posisi satu-dua, Rossi dan Lorenzo yang sejak beberapa seri terakhir selalu terlibat pertarungan sengit, kembali menyuguhkan atraksi menegangkan. Rider asal Spanyol itu terus membuntuti seniornya, sambil mencari celah untuk melewati The Doctor. Kepiawaian kedua pembalap dalam memacu motor juga membuat Pedrosa kewalahan mengejar dan harus rela tertinggal di posisi tiga dengan selisih sekira 6 detik.
Di pertengahan lomba, Rossi dan Lorenzo terus bersaing di posisi terdepan, sementara Pedosa nyaman di posisi tiga tanpa adanya gangguan pembalap lain. Pertarungan ketat justru terjadi di posisi empat, lima dan enam yang dihuni Dovi, Elias dan pembalap veteran Loris Capirossi.
Memasuki lima lap menjelang usai, pertarungan antara Rossi kontra Lorenzo kian memanas. Puncaknya terjadi saat Lorenzo berhasil melewati Rossi di sebuah tikungan. Rossi pun berusaha keras mengambil kembali posisinya guna mengamankan peringkat di klasemen.
Setelah satu lap membuntuti dan memberikan tekanan hebat kepada juniornya. Teror mental Rossi akhirnya membuahkan hasil. Lorenzo yang tampak gugup melihat The Doctor membuntinya, berusaha menutup pergerakan Rossi. Sayang, usaha Lorenzo justru berbuah malapetaka, mantan juara dunia 250cc itu terjatuh karena tak mampu mengendalikan roda depan.
Jatuhnya Lorenzo pasti menyisakan kecewa mendalam dari kubu Yamaha dan tentunya Lorenzo sendiri yang membuang poin sia-sia. Terlepas dari insiden ini, Rossi pun melejit sendirian memimpin jalannya lomba. Sementara di sis lain, insiden jatuhnya Lorenzo menguntungkan Pedrosa yang tak perlu bersusah payah mengejarnya untuk mengamankan posisi runner-up.
Insiden ini juga menyisakan sukacita bagi Dovi, Elias dan Capirossi yang kini semakin bersemangat untuk memperebutkan podium terakhir (posisi tiga). Pada empat lap terakhir, pertarungan ketiganya kian seru. Elias sempat mencuri posisi Dovi namun berhasil kembali direbut tandem Pedrosa ini.
Pada lap terakhir, nasib nahas dialami Kallio. Rider yang menggantikan Stoner ini mengalami kecelakaan dengan Marco Melandri. Kedua pembalap ini pun terlempar dari motor. Akibat kecelakaan ini, keduanya sempat beradu argumen di gravel.
Sayang, usaha Dovi harus sia-sia, setelah di satu tikungan Elias benar-benar melewatinya dan mencuri posisi tiga. Di lap akhir balapan, Rossi tak terbendung meraih kemenangan ke-103 dan semakin mendekatkannya pada rekor Giacomo D'Agostini yang menorehkan 122 kemenangan.
Posisi dua ditempati Pedrosa diikuti Toni Elias yang berhasil mempertahankan posisinya dari kejaran Doviziso dan Capirex yang akhirnya harus puas di posisi empat dan lima. Nicky Hayden mencatat hasil lumayan dengan merebut posisi enam, diikuti Colin Edwards, Alex de Angelis, James Toseland dan Randy de Puniet di posisi sepuluh.
Dengan hasil ini, Rossi pun makin mantap merajai klasemen sementara. Juara bertahan asal Italia ini mengumpulkan poin 212 atau unggul 50 poin atas rival terdekatnya Jorge Lorenzo yang pastinya menyesalkan egonya hingga membuatnya terjatuh. Stoner yang harus absen di tiga seri masih berhak menduduki posisi tiga dengan 150. Namun posisi juara dunia 2007 itu terancam diambilalih Pedrosa yang menempati posisi empat dengan selisih 15 poin (135).
Hasil lengkap MotoGP Rep. Ceska, Minggu (16/8/2009):
Pos - Pmblp - Tim - Wak
1. Valentino Rossi Yamaha 43:08.991
2. Daniel Pedrosa Honda HRC 43 :20.757
3. Antonio Elias Honda Gresini 43:29.747
4. Andrea Dovizioso Honda HRC 43:30.409
5. Loris Capirossi Suzuki 43:30.529
6. Nicky Hayden Ducati 43:34.535
7. Colin Edwards Yamaha Tech3 43:34.667
8. Alex De Angelis Honda Gresini 43:43.100
9. James Toseland Yamaha Tech3 43:44.608
10. Randy De Puniet Honda LCR 43:48.815
11. Chris Vermeulen Suzuki 43:49.767
12. Niccolo Canepa Ducati Pramac 43:59.652
13. Gabor Talmacsi Honda Scot 44:08.179
Out:
Jorge Lorenzo Yamaha (18 lap)
Marco Melandri Hayate (22 lap)
Mika Kallio Ducati (22 lap)
Sumber : Okezone.com
BOLOGNA - Beberapa tim MotoGP menyatakan tertarik ingin meminang Ben Spies. Salah satu tim yang tertarik ingin meminang pembalap penuh sensasi di ajang World Superbike (WSBK) itu adalah Ducati.
Performa Spies di WSBK memang sangat luar biasa. Praktis, beberapa tim MotoGP seperti Suzuki dan Yamaha sudah menyatakan tertarik ingin meminang Spies pada musim 2010 mendatang.
Kini, Suzuki dan Yamaha mendapatkan persaingan baru untuk meminang pembalap asal Amerika itu. Tim tersebut adalah Ducati yang tertarik dengan performa Spies di WSBK pada musim ini.
Hal ini diakui Livio Suppo. Bos Ducati itu mengatakan bahwa Spies berada dalam daftar timnya untuk ajang WSBK dan juga MotoGP. Suppo kepada MCN, Kamis (6/8/2009), mengatakan: "Kami sangat tertarik terhadap Ben."
"Kami memang ingin menggunakan jasanya. Tapi, kami belum tahu apakah akan menggunakan jasanya di ajang WSBK atau MotoGP. Saya belum berbicara dengannya, tapi dia adalah pembalap yang menarik," tandasnya.
Sumber : Okezone
Reuters
BOLOGNA - Masih berkutat dengan misteri penyakit yang menguras konsentrasi dan tenaganya, Casey Stoner dikabarkan absen pada seri ke 11 MotoGP di Brno, 16 Agustus 2009.
Ya, masalah seputar kesehatan Stoner mencuat setelah pembalap Ducati ini mendadak nyeri perut saat menggilas lintasan MotoGP Catalunya, 14 Juni lalu. Sejak itu, kondisinya memburuk, bahkan hingga tiga seri berikutnya di Assen (Belanda), Laguna Seca (AS) dan Sachsenring (Jerman).
Pembalap belia asal Australia itu finish ketiga di Spanyol dan Belanda. Mundur satu grid ke belakang alias finish keempat di Negeri Paman Sam dan Jerman.
Seperti dilansir situs Italia motosprint.it, hampir di setiap balapan itu kondisinya melemah. Bahkan, Stoner merasa pemeriksaan lanjutan di AS tidak banyak membantu.
"Bukan itu, saya tidak menderita anemia," cetusnya seperti dilansir moto-racing.speedtv.com, Senin (10/8/2009), "Ada yang salah, tapi baik saya maupun para dokter tidak tahu apa yang terjadi."
Sumber : Okezone



