ROMA - Juventus kembali menelan korban. Setelah Chievo menjadi tumbal pertama The Old Lady, pasukan Ciro Ferrara kembali melumat AS Roma 3-1 pada laga kedua Serie A di Stadion Olimpico Roma, Senin (31/8/2009).
Tambahan tiga angka mengantarkan Juventus ke pole position dengan enam poin. Sedangkan AS Roma terjerembab di jurang degradasi karena belum mengoleksi angka. Roma terpaksa bertengger paling buncit karena minus tiga gol.
Jalannya pertandingan yang diperagakan kedua klub sangat menarik disaksikan. Permainan menyerang menjadi ciri khas pertandingan ini. Buktinya, Juventus sudah membuka peluang emas kala pertandingan baru memasuki menit kesembilan.
Striker Juventus, Vincenzo Iaquinta berakselerasi di sisi kiri dengan mengelabui bek Roma, Marco Cassetti. Iaquinta lalu menyodorkan umpan lambung menyilang dan diterima striker Amauri. Kendati gagal melewati bek Roma lainnya, John Arne Riise, namun Amauri gagal menaklukkan kiper Julio Sergio.
Gempuran yang dilancarkan Juventus baru membuahkan hasil ketika pertandingan memasuki menit ke-25, berkat gol penyerang Diego Ribas. Gol diawali kesalahan pemain belakang. Bola umpan yang diterima dari Philippe Mexes direbut Diego. Kendati mendapat hadangan bek Roma, John Arne Riise, pemain asal Brasil ini pun tanpa kesulitan menundukkan Sergio.
Tertinggal satu gol membuat Roma mengubah pola permainan. Serangan cepat mulai dilakukan Francesco Totti dkk. Kedudukan pun akhirnya berubah 10 menit berselang. Gelandang Roma, Daniele De Rossi berhasil menyamakan kedudukan. De Rossi membukukan gol melalui umpan tendangan bebas. Hasil 1-1 bertahan hingga pertandingan babak pertama rampung.
Pada babak kedua, Juventus tetap ngotot melancarkan serangan. Koleksi tiga angka sepertinya mutlak harus diraih Gianluigi Buffon dkk. Upaya maksimal Juventus menciptakan peluang terjadi pada menit 68. Diego kembali menyumbangkan gol. Setelah menerima umpan dari Iaquinta, Diego lalu mengolah bola sebentar dan kemudian membobol gawang Roma.
Dua gol belum menghentikan Juventus menggempur jantung pertahanan Roma. Klub yang pernah terlibat dalam skandal pengaturan skor ini melengkapi kemenangan menjadi 3-1 buah gol yang dibukukan gelandang Felipe Melo. Melo menggiring bola hingga berhadapan dengan Sergio. Tanpa kesulitan Melo pun membuat Sergio tak berdaya.
Kedudukan 3-1 untuk kemenangan Roma bertahan hingga babak kedua usai.
Sumber : okezone.com
Foto: Daylife
MILAN - Tragis, kata tersebut patut dialamatkan kepada kubu AC Milan usai menjalani Derby Della Madonnina
Sempat menekan Inter selama 15 menit awal pertandingan, mental para punggawa Milan langsung jeblok ketika sepakan rekrutan anyar Nerazzurri Thiago Motta mampu menembus gawang kiper Marco Storari tepat pada menit ke-28. Motta sebelumnya melakukan kerjasama satu-dua dengan sesama mantan pemain Genoa lain Diego Milito.
Keunggulan La Baneamata kembali bertambah menjadi 2-0 pada menit ke-36. Berawal dari pelanggaran gelandang Il Diavolo Gennaro Gattuso terhadap Samuel Eto'o di kotak terlarang, Milito yang ditunujuk sebagai algojo tanpa kesulitan mempucundangi Storari untuk kali kedua.
Posisi Milan semakin terjepit ketika Gattuso menerima kartu kuning keduanya pada laga tersebut. Pemain berjuluk Si Badak itu diusir keluar lapangan pada menit ke-39.
Unggul jumlah pemain, penampilan Inter semakin menjadi-jadi. Satu menit jelang turun minum wing bek Douglas Maicon menggenapi keunggulan timnya menjadi 3-0.
Babak kedua dibuka, Inter mencoba bermain sedikit santai. Mendominasi penguasaan bola, mereka hanya sesekali melancarkan serangan ke jantung pertahanan lawan.
Pada menit ke-63, seluruh publik Inter kembali bersorak, Eto'o sukses menjaringkan satu gol lagi. Sayang, wasit buru-buru menganulirnya karena pemain asal Kamerun itu sudah terlebih dahulu dinyatakan dalam posisi offside.
Tapi bencana tetap tidak bisa ditolak. Milan harus kembali menderita kobobolan setelah tendangan keras gelandang Dejan Stankovic dari luar kotak penalti pada menit ke-67 gagal dibendung. Keunggulan Inter bertambah menjadi 4-0.
Pascagol itu tidak ada lagi gol yang tercipta. Laga pun harus ditutup dengan kemenangan Inter 4-0.
Catatan khusus pada partai ini, pelatih Inter Jose Mourinho langsung menurunkan punggawa anyar yang baru dibeli dari Real Madrid Wesley Sneijder. Pemain asal Belanda tersebut tampil cukup memuaskan dengan memberikan kontribusi umpan-umpan matang serta terukur kepada pemain lain. kontra Inter Milan. Rossoneri dibantai habis oleh saudara satu kotanya itu dengan skor akhir 4-0, Minggu (30/8/2009).
Sumber :okezone.com
Foto: Daylife
MILAN - Akhirnya striker AC Milan Alexandre Pato membuat pengakuan kalau beberapa waktu lalu dirinya memang sempat diiming-imingi untuk bergabung dengan Chelsea. Mau tahu lebih jelasnya?
Pato tidak menampik kalau The Blues sempat melakukan pendekatan. Bahkan diakuinya ketika itu Chelsea berani mengajukan tawaran besar kepada Rossoneri agar dapat segera memboyongnya.
Tapi mengapa hingga kini Pato masih berada di San Siro? Ya, dia mengaku tidak tertarik dengan ide kepindahan ke Stamford Bridge itu.
"Chelsea memang menginginkan saya, tapi saya tidak pernah berpikir hengkang dari sini," ungkap penyerang berjuluk The Duck itu seperti dikutip La Republicca, Selasa (18/8/2009).
"Ya, saya memang ingin bertemu dengan Ancelotti lagi, namun tidak di London. Saya selalu menghormati sosoknya karena dia telah banyak memberikan pelajaran kepada saya," pungkas pemain asal Brasil itu.
Sumber : Okezone.com
MILAN - AC Milan menutup langkah buruk mereka sepanjang laga pra-musim dengan merebut Trofeo Luigi Berlusconi 2009. Mereka berhasil mengandaskan perlawanan Juventus lewat sebuah drama adu penalti setelah sebelumnya bermain imbang 1-1, Selasa (18/8/2009).
Dalam ajang pra-musim yang diselenggarakan secara tahunan itu, kedua kubu sama-sama berusaha menampilkan permainan terbaik. Milan dan Juve sama-sama menurunkan sebagian besar pemain intinya.
Alessandro Nesta , Andrea Pirlo dan Alexandre Pato yang didaulat menjadi pilar Rossoneri turun sejak menit awal. Sedangkan Bianconeri yang tengah berupaya memadukan para pemain anyarnya, juga memainkan duo Brasil di lini tengah yaitu Diego Ribas dan Felipe Melo.
La Vecchia Signora tampil apik di babak pertama, mereka sudah mampu mengungguli Il Diavolo sejak menit ke-27. Sebuah tendangan terukur Diego tidak mampu ditepis portiere Marco Storari bersarang telak di pojok kiri gawang.
Meskipun sudah unggul satu angka Juve tetap terus menekan jantung pertahanan Milan. Tapi berkat kesigapan Nesta dkk semuanya bisa dimentahkan, bahkan sesekali mereka mampu membalikan serangan. Skor 0-1 pun bertahan hingga turun minum.
Babak kedua dibuka, kedua tim langsung menggebrak. Tapi kali ini Milan mulai mampu mengimbanggi permainan anak-anak asuh Ciro Ferrara.
Petaka buat Juve sendiri muncul tepat pada menit ke-68. Dengan mengandalkan tenaga 'Si Bebek' Pato, kubu 'Setan Merah Italia' mampu menyamakan kedudukan. Skor imbang 1-1.
Pascagol itu Fabio Cannavaro dkk mencoba lebih konsentrasi ke permainan. Tapi sayang hingga laga usai mereka tidak juga bisa menjebol gawang tim asuhan Leonardo Nascimento untuk kali kedua, hal tersebut juga berlaku bagi Milan.
Setelah waktu 2X45 menit usai dan skor masih tetap imbang 1-1 maka pertandingan diputuskan menuju ke babak adu penalti.
Juve yang mendapat kesempatan pertama langsung menuai kegagalan. Tendangan pemain muda Iago Falque ke sisi kanan gawang dengan mudah dihalau Marco Storari.
Sebaliknya dengan Milan, kelima algojo mereka tanpa kesulitan membuat gawang Gianluigi Buffon babak belur. Pertandingan pun berakhir dengan kedudukan 1-1 (5-4) untuk kemenangan tuan rumah.
Sumber : Okezone.com
PESCARA - Juventus keluar sebagai juara turnamen segitiga Trofeo TIM. Klub besutan Ciro Ferrara sukses mempecundangi Inter Milan dan AC Milan sekaligus merebut gelar juara Trofeo TIM untuk pertama kalinya, Sabtu (15/8/2009) dini hari.
Pada laga pertama, Juve harus mengatasi perlawanan kampiun Serie A, Inter. Anak-anak asuh Jose Mourinho meraih keunggulan pertama melalui gol Thiago Motta di menit ke-24.
Namun, blunder Nelson Rivas di menit ke-43 ketika mengembalikan bola kepada Julio Cesar dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh bomber Amauri Carvalho. Amauri pun menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Nihil gol di babak kedua, hasil pertandingan terpaksa ditentukan melalui adu penalti. Adu penalti bahkan berlanjut ke sudden death karena hanya Christian Poulsen dan Walter Samuel yang gagal melakukan eksekusi.
Di masa sudden death, Amauri dan Vincenzo Iaquinta berhasil melakukan tugas dengan baik. Sementara, dari kubu Inter, tendangan Davide Santon masih bisa diselamatkan Gianluigi Buffon setelah Patrick Vieira sebelumnya berhasil menceploskan bola. Gol Nicola Legrottaglie memastikan kemenangan Juve 6-5.
Pada pertandingan kedua, Nerazzurri sudah ditunggu rival sekotanya, AC Milan. Sayang, meski telah memainkan bomber anyar Klaas-Jan Huntelaar, Rossonerri masih kesulitan menembus pertahanan Inter.
Di menit ke-23, gawang Marco Storari akhirnya jebol. Adalah striker belia Mario Balotelli yang menyambut tendangan bebas Marco Materazzi dengan sundulan kepalanya.
Milan berpeluang menyamakan kedudukan sepuluh menit kemudian melalui kerjasama apik Alexandre Pato dan Huntelaar. Sayang, upaya The Hunter masih bisa dihalau Materazzi yang segera mengamankan daerah penalti. Skor 1-0 pun bertahan hingga laga usai.
Tumbang oleh Inter, Milan akhirnya berhadapan dengan Juve pada laga terakhir. Sama-sama menggunakan formasi 4-3-1-2, The Old Lady rupanya tidak menemui kesulitan menembus barisan pertahanan Milan.
Amauri kembali menyumbang angka kepada Juve (13'). Striker asal Brasil itu berhasil menceploskan bola ke ujung gawang yang kini dikawal kiper anyar Flavio Roma.
Iaquinta menggandakan keunggulan Juve pada menit ke-31 setelah memanfaatkan permainan buruk Milan di lini tengah.
Il Diavolo mendapat peluang memperkecil ketinggalan di penghujung babak pertama melalui Ignazio Abate. Namun, Alex Manninger masih mampu menyelamatkan gawangnya dengan gemilang.
Dengan dua hasil sempurna, Juve mengakhiri turnamen dengan total nilai 5. Sementara, Inter meraup 4 poin, dan Milan berada di peringkat buncit dengan perolehan nilai 0.
Sumber : Okezone.com
Foto: Daylife
MILAN - Rumor baru seputar masa depan gelandang Inter Milan Amantino Mancini kembali merebak. Dia santer diberitakan akan segera kembali AS Roma.
Pada bursa transfer musim panas ini, nama Mancini disebut-sebut sebagai salah satu pemain yang akan dibuang pelatih Nerazzurri Jose Mourinho. Dia tidak masuk dalam skuad utama karena dinilai gagal bersaing dengan pemain lain seperti Sulley Muntari dan Dejan Stankovic.
Beberapa klub seperti AC Milan, Fiorentina dan West Ham sempat dikait-kaitkan dengan pemain asal Brasil itu. Tapi hingga kini belum ada satu pun yang menjadi kenyataan.
Seperti disitat Corriere dello Sport, Sabtu (15/8/2009) kini peminat Mancini kembali bertambah. Dia digadang-gadang bakal pulang ke klub lamanya AS Roma.
Pemberitaan tersebut mencuat setelah Mancini tertangkap basah sedang berada di kota Roma bersama pelatih Giallorossi Luciano Spaletti. Dia digosipkan akan segera dilepas La Baneamata ke Olimpico dengan status pemain pinjaman.
Sumber : Okezone.com
TURIN - Mantan kiper Juventus Angelo Peruzzi memuji habis-habisan komposisi lini tengah Bianconeri musim ini. Menurutnya, barisan gelandang yang dimiliki pelatih Ciro Ferrara setera dengan Juara Eropa Barcelona.
Wajar saja Peruzzi berkata demikian. Dua nama besar yang baru didatangkan musim ini Diego Ribas dan Felipe Melo bisa jadi jaminannya.
Selain itu beberapa pemain yang sudah ada seperti Tiago Cardoso, Christian Poulsen, Mohamed Sissoko dan pemain muda Claudio Machisio bisa jadi opsi menjanjikan yang menurut Peruzzi adalah nilai lebih yang dimiliki La Vecchia Signora.
"Juventus punya skuad yang kuat dan kompak. Terutama di lini tengah, mereka memiliki banyak opsi pemain tangguh dan berkualitas," ungkap mantan portiere nomot satu Italia itu seperti disitat Football Italia, Kamis (13/8/2009).
"Dengan kekuatan seperti itu, saya mulai berpikir kalau lini tengah mereka sudah setara dengan Barca," pungkasnya lagi.
Sumber : Okezone
TURIN - Juventus sudah menutup rapat-rapat pintu transfernya musim panas ini. Setelah direktur olahraga Alessio Secco, kini giliran wakil presiden klub John Elkann yang membuat pernyataan.
Elkaan yang hadir di Vinovo untuk menyaksikan laga ekshibisi Bianconeri kontra Primavera membeberkan klubnya tidak akan melakukan perburuan pemain lagi.
"Bursa transfer? Saya pikir kami telah selesai, Juve tidak akan melakukan pembelian lagi," ungkap Elkann seperti disitat Football-Italial, Rabu (12/8/2009).
Sebelumnya keterangan sama juga dikeluarkan Secco. Tapi ketika itu banyak pihak belum yakin. Karena berselang beberapa saat, Bianconeri malah santer diberitakan ingin merekrut gelandang Real Madrid Fernando Gago.
Gago digadang-gadang bakal diplot sebagai pengganti Cristiano Zanetti yang dilepas ke Fiorentina. Skenario lain juga menyebut kalau pemain Timnas Argentina itu dipersiapkan untuk melapis kinerja breaker andal Mohamed Sissoko hingga kini masih berkutat dengan cedera.
Sumber : Okezone
LONDON - Pelatih Chelsea Carlo Ancelotti tampaknya serius menjadikan gelandang Daniele De Rossi dalam squadnya musim ini. Mantan pelatih AC Milan tersebut pun mengajukan tawaran resmi. Sangat disayangkang, pilar AS Roma dan Timnas Italia tersebut menolak.
The Blues siap mengelontorkan uang 22 juta poundsterling bila De Rossi siap berlabuh di Stamford Bridge. Namun manajemen Roma berkali-kali menyatakan tidak akan menjual pemainnya tersebut. Petinggi Roma menyatakan Rossi tidak akan dijual dengan harga berapapun.
"Banyak tawaran dengan nominal uang cukup besar, tapi kami menolaknya. Bagi Roma, De Rossi adalah pemain yang tak tersentuh," kata Direktur AS Roma Daniele Prade seperti dikutip reuters, Rabu (12/8/2009).
Presiden AS Roma, Rosella Sensi pun menyatakan keputusan serupa. "De Rossi bukan untuk dijual dan tidak juga di masa mendatang," tegasnya.
Ancelotti kini terhubung dengan gelandang Erik Huseklepp. Pemain Norwegia berusia 24 tahun ini ditawar 2,5 juta poundsterling.

Roma midfielder Daniele De Rossi has rubbished reports he is set for a move to Arsenal.
Speculation is rife that Arsenal are preparing a big-money bid for De Rossi.
However, the 26-year-old claims he has no intention of leaving the capital club, which he joined as a youth player in 2000.
"Arsenal? I have never heard anything," said De Rossi. "Roma have declared me untransferable, I want to stay only here.
"Things would change if they wanted to offload me but they have always wanted me.
"I was on holiday, I read certain figures and even I didn't know if it could be true, I told myself 'maybe this time they will really sell me'.
"But the club always came out and declared that I was not for sale and that really pleased me. It's the only thing I want."
Alberto Aquilani has also been linked with a move to the Barclays Premier League, with reports suggesting Liverpool are close to signing the midfielder.
De Rossi believes it would be a good move for his team-mate but believes the Giallorossi would regret it.
"I don't know the details and I don't know if the deal is real," he added. "If it's as it's written in the papers, we will lose a great player.
"His many injuries have maybe meant that he's been forgotten about a bit, but I am sure that if he leaves we will regret it.
"He's a footballer with exceptional skill and above all he grew up in Roma's academy and has a love for this shirt that you cannot buy.
"But if you think about his career I think it would be a good opportunity, he would grow a lot by being close to the best midfielder in the world - Steven Gerrard."

Juventus goalkeeper Gianluigi Buffon believes striker David Trezeguet will be at his best this season after deciding to stay at the club.
Trezeguet, whose contract runs to 2011, put an end to speculation about his future by saying he had no intention of leaving the Bianconeri at least until next summer.
"We are all happy with Trezeguet's will to stay with us," the Italy keeper said on his personal website.
"I'm sure that now that he has once again found his conviction, David will return to being another weapon like he always was and this must make everybody happy."
The 31-year-old striker had attracted interest from AC Milan and Roma, although Juve recently said they would only be prepared to sell him to a club outside of Serie A.
Trezeguet told the club's official website: "I am definitely staying at Juventus for the whole season.
"After 10 years in Turin I don't think it's right to leave now.
"At the back of this decision is the decisive support of those who backed me in the recent period - that is, the management, the coach, my mates and the supporters."
Buffon now feels Juventus, who lost the final of the Peace Cup to Aston Villa on penalties on Sunday, are well positioned to launch a title challenge in the coming season.
He said: "I already said so a few days ago: I have a positive feeling from seeing how the team is working.
"The basis is solid and there is a nice environment.
"We have all it takes to do well. Now all that we have to do is put it into practice on the field and not just with words."
Juve begin their Serie A campaign with a home fixture against Chievo on August 23.






