Tampilkan postingan dengan label Liga Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga Indonesia. Tampilkan semua postingan

Bambang Pamungkas dibeli Benfica ?

Diposting oleh Mohammed Jevrie Jumat, 14 Agustus 2009 0 komentar

heboh nih berita, katanya BP alias bambang pamungkas mau dibeli benfica, club langganan liga champions eropa.







ini print screen dari situsnya :








ini link beritanya : http://translate.google.com/translat...istory_state0=

Sriwijaya FC Bidik Hendro Kartiko

Diposting oleh Mohammed Jevrie Kamis, 30 Juli 2009 0 komentar

Ketua tim lima pembentukan skuad Sriwijaya FC Hendri Zainuddin, kepada wartawan di Palembang, Rabu (29/7) menegaskan, pihaknya mengalihkan bidikan dari kiper Persib Bandung Tema Mursadat kepada Hendro Kartiko, mantan kiper Persija Jakarta.

Hal itu lanjutnya, setelah mendapat informasi jika yang bersangkutan masuk dalam daftar coret manajemen tim ibukota. Secara kebetulan, Laskar Wong Kito masih membutuhkan kiper untuk melapis Ferry Rotinsulu.

"Kami langsung gerak cepat begitu mendapat informasi jika Hendro masuk daftar coret. Di lain pihak, Tema (Mursadat) yang menjadi buruan sebelumnya tak kunjung memberikan kepastian," sebut Hendri.

"Tadinya, Tema minta waktu sekitar dua pekan untuk menyembuhkan cedera paha sebelum memberikan jawaban. Tapi sampai saat ini dia belum memenuhi janjinya untuk memberikan jawaban," tambahnya.

Masih kata Hendri, pihaknya ingin merampungkan perekrutan pemain sebelum latihan perdana digelar, 3 Agustus mendatang. Karena itu, tim lima ingin segera mendapatkan kiper yang tentunya kualitasnya sama dengan yang ada saat ini.

Satu hal lagi imbuhnya, Sriwijaya diuntungkan sekiranya bisa merekrut Hendro. Itu karena, dia tidak lagi masuk dalam skuad timnas, sehingga saat Ferry mengikuti TC di pelatnas, posisi penjaga gawang Sriwijaya tetap aman.

"Satu hal lagi, Hendro bersedia menjadi kiper pelapis Ferry. Meski pada kenyataanya mereka akan dimainkan secara bergantian. Dia pun bersedia menerima bayaran di bawah kiper utama," tandas Hendri.

Komdis Cekal Persipura Musim Depan

Diposting oleh Mohammed Jevrie Selasa, 28 Juli 2009 0 komentar

Jakarta - Akibat walk out di final Copa Indonesia, Persipura dilarang mengikuti kejuaraan tersebut di musim depan. Sementara dua pemainnya dicekal tiga tahun plus denda hingga ratusan juta rupiah.

Persipura memutuskan melakukan aksi walk out dalam laga menghadapi Sriwijaya FC di final Copa Indonesia pada 26 Juni lalu. Aksi protes tersebut diawali kekecewaan "Skuad Mutiara Hitam" terhadap kepemimpinan wasit yang dianggap memihak "Laskar Wong Kito" menyusul hands ball dan kartu merah terhadap pemain mereka.

Setelah menjalani persidangan pada awal Juli lalu, Komisi Disiplin PSSI akhirnya mengetuk palu hukuman hari ini, Kamis (23/7/2009). Dan sanki yang dijatuhkan pada klub juara Indonesia Super League, serta beberapa pemain serta pengurus, cukuplah berat.

Ernest Jeremiah dan Alberto 'Beto' Goncalves dijatuhi larangan bertanding selama tiga tahun lamanya pada seluruh kompetisi yang ada di Indonesia. Mereka berdua juga harus membayar denda masing-masing sebesar Rp 100 juta dan Rp 150 juta sebagai ganjaran akibat tindakan tidak profesional yang dilakukan.

"Jeremiah dianggap melanggar pasal 61, 150 dan 53 tentang tindakan tidak terpuji dengan menanduk wasit dan kemudian dapat kartu merah. Dia dijatuhi hukuman skorsing tiga tahun, tidak boleh bermain di seluruh kompetisi di Indonesia serta denda Rp 100 juta," ungkap Ketua Komisi Disiplin, Hinca Panjaitan di Kantor Sekretariat PSSI, Senayan, Jakarta.

"Untuk Gonzalves dianggap melanggar pasal 60, 150 dan 53. Tingkah lakunya buruk. Apalagi dia pada saat itu berstatus sebagai penonton. Dia turun dari bangku penonton ke lapangan terus ngacung-ngacungin uang ke hadapan wasit. Dia diskorsing tiga tahun dan denda Rp 150 juta," sambung Hinca.

Sementara Ketua Umum Persipura, MR Kambu, dijatuhi sanksi yang tak kalah berat, yakni saknsi larangan aktif di seluruh kegiatan sepakbola nasional selama 24 bulan. Itu masih ditambah dengan denda Rp 100 juta. Kambu dianggap sebagai otak di balik pemogokan pemain Persipura dalam laga tersebut.

"Kambu adalah orang yang bertanggung jawab atas aksi mogok pemain Persipura, dia adalah otak aksi pemogokan tersebut. Dia dikenai pasal 56 ayat 3 mengenai tingkah laku buruk, menyuruh meninggalkan lapangan. Sanksinya adalah 24 bulan tak boleh aktif dalam kegiatan persepabolaan nasional dan denda 100 juta," lanjut Hinca.

Selain tiga pemain di atas, Komdis juga menjatuhkan sanksi pada Persipura serta Panpel pertandingan. Keduanya dianggap tidak mampu melaksanakan perannya dengan baik yang berbuntut terjadinya pemogokan tersebut.

"Untuk Persipura diberlakukan Manual Copa, di mana mereka melanggar pasal 27.6.b. Sanksinya adalah, yang pertama, kehilangan hak main di copa 2009/2010 dan, yang kedua, diminta mengembalikan match fee, hadiah dan kontribusi lain yang sudah diterima ke BLI."

"Panpel, yang terdiri dari BLI dan panitian lokal, dianggap melanggar pasal 73 dan 74 karena tidak bisa mengendalikan keamananan dan memberikan rasa aman saat pertandingan. Mereka dikenakan sanksi Rp 50 juta," beber dia kemudian.

Sementara soal kemungkinan sanksi yang mungkin diterima wasit pemimpin laga tersebut, Hinca menyerahkannya pada Komite Perwasitan.

"Karena ini bukan wwewenang komdis untuk menghukum wasit, maka kami kembalikan masalah wasit pada Komite Perwasitan," pungkas dia.

Persija Dilirik Investor Lokal

Diposting oleh Mohammed Jevrie 0 komentar

Jakarta - Persija Jakarta dapat angin segar terkait persiapan menghadapi Indonesia Super League (ISL) 2009. Di tengah krisis keuangan, 'Macan Kemayoran' dikabarkan bakal dapat dukungan dana dari investor lokal.

Seperti dialami beberapa klub ISL lainnya, Persija saat ini tengah dihadapkan pada masalah keuangan. Larangan penggunaan APBD membuat klub berjuluk "Macan Kemayoran" itu terancam keikutsertaannya di ISL musim 2009/2010.

Tapi Permasalahan tersebut tampaknya akan segera berakhir. Tersiar kabar kalau ada investor lokal yang berniat untuk menyuntikkan dana sebesar Rp 30 miliar demi menyokong kebutuhan tim di ISL 2010.

"Ini kabar gembira buat kami, sudah ada investor lokal yang ingin memberikan dana ke Persija sebesar Rp 30 miliar rupiah untuk persiapan kami musim depan," ujar Direktur Umum PT Persija Jaya, Bambang Tjucipto, ketika dihubungi wartawan melalui telepon selulernya, Kamis (23/72009) sore WIB.

"Nantinya investor ini akan menyatu dengan PT Persija Jaya. Ini di luar sponsor loh," sambungnya.

Dilanjutkan Bambang, dengan masuknya investor lokal yang belum mau disebut namanya itu, Persija bakal menjadi klub kelima di Indonesia yang tidak didanai oleh APBD, dimana hampir semua klub peserta kompetisi nasional masih menyusu kepada Pemerintah Daerah masing-masing. Klub lain yang juga sudah tak tergantung pada APBD adalah Arema Malang, PKT Bontang, Pelita Jaya dan Semen Padang.

"Apalagi nama kami (Persija) sudah terdaftar di FIFA dan AFC sebagai klub profesional. Dalam dua hari belakangan in kami sudah ada pembicaraan dengan pihak FIFA di Hotel Sultan," ujar Bambang.

Lalu, apakah dengan niatan Persija ini berarti peran Pemda DKI yang selama ini menyokong dana bagi Juara Liga Indonesia 2001 itu akan hilang seluruhnya?

"Pemda DKI nantinya hanya akan menjadi fasilitator saja. Mereka akan membantu kami dalam pengurusan perizinan dan pengunaan stadion."

Untuk masalah stadion, diterangkan Bambang bahwa Persija musim depan akan menggunakan Gelora Bung Karno sebagai markas sementara mereka. Keputusan ini diambil karena jumlah JakMania saat ini sudah mencapai 30-40 ribu orang.

"Kami akan baru pindah kalau Pemda DKI sudah membangun stadion baru untuk kami," pungkasnya.

Custom Search

Chat Box


ShoutMix chat widget
free counters
Blogumulus by Roy Tanck and Amanda FazaniInstalled by CahayaBiru.com

Label Category

Google Translator

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Jevrie Activity